Married By Accident

Bab 45 Masalah Lainnya

Seperti kata Zayn, keberadaan Alana yang diketahui oleh banyak orang menjadi perbincangan panas.

Bahkan silsilah keluarganya dan kehidupan pribadi orang tua Alana pun tidak luput di cari paparazi. Itu membuktikan betapa terkenalnya seorang Zayn yang tak berguna menjadi seorang pria kaya dalam semalam.

Di gazebo, kakek Stefano mengamati kedua orang di depannya. Sejak kedatangan cucu laki-lakinya dan Alana, kedua orang itu tidak bicara sama sekali.

"Kenapa kalian tidak bicara?" Tanya kakek Stefano heran, "Apakah sedang bertengkar."

Zayn tidak menyahut dan Alana memilih diam. Ia sadari posisinya di keluarga besar Stefano. Walaupun pria paruh baya di depannya itu sangat baik padanya, namun dia juga tidak berani bersikap tak tahu malu dan sok akrab, jika kenyataannya dia bukan lah siapa-siapa.

"Zayn..." Panggil kakek Stefano berpaling melihat cucunya.

Zayn kemudian menghela napas kasar, "Aku sudah menyuruh Darius untuk menghentikan berita itu supaya tidak tersebar lebih jauh lagi, Kek. Hanya saja... Kami sedikit terlambat. Wajah Alana sudah terpapar dan banyak orang yang sudah mengenali wajahnya."

Alana yang merasa bersalah akibat kecerobohannya sendiri pun hanya mampu merundukkan kepalanya saja. Kalau saja Zayn memberitahu dia kebenarannya tentang mengapa ia harus di sembunyikan, ia pasti tidak akan bersikap kekanak-kanakan dengan merajuk dan berpikiran yang tidak-tidak terhadap pria itu.

Ia tidak tahu kalau ternyata masalah ini begitu pelik hingga bahkan kakek Stefano pun harus ikut turun tangan dalam menyelesaikan masalah ini.

"Martin Luther tak akan tinggal diam setelah tahu kau memiliki istri yang sedang mengandung." Ucap kakek Stefano dengan wajah nampak sedang berpikir.

"Aku akan menghadapinya langsung kalau Martin datang untuk membalas dendam."