Aku Menjadi Kaisar

Bab 3 Aku Akhirnya Bukan Perjaka

Bab 3 Aku Akhirnya Bukan Perjaka

Ye Tian yang terbakar api amarah, berteriak: "Tidak bisa, siapa yang berani mengganggu, akan kubunuh!"

Selir Li yang selama ini menjadi kesayangan Kaisar, sekarang dihadang masuk ke dalam ruangan itu, dia mengentakkan kakinya dengan kesal, dikelilingi sekelompok pelayan istana wanita.

Mereka yang menunggu di luar saling menatap satu sama lain, Selir Li yang selama ini selalu menjadi kesayangan pun terdiam, sungguh tidak mengira, siapa yang berani menertawakan dia?

Akhirnya, sekarang tidak akan ada orang yang berani mengganggu dia lagi kan?

Ye Tian menggosok hidungnya sendiri dengan sombong, lalu dengan cepat melepaskan pakaiannya sendiri, dia terlihat seperti seekor harimau yang kelaparan belum makan selama seminggu, menatap kambing malang itu, "Jin’er sayang, waktu harus dipakai dengan baik, kalau begitu kita......Hm......"

Selir Jin yang sudah dilucuti hingga tidak berbusana itu, mendengar Selir Li melapor ingin bertemu dengan Kaisar, wajah cantiknya menjadi pucat, saat dia melihat reaksi Kaisar lagi, ekspresinya bencinya berubah menjadi terkejut, membuat dia secara diam-diam menjadi senang, intinya, ekspresinya terlihat sangat rumit.

Tapi, melihat mata Kaisar yang merah, keningnya penuh dengan urat, ekspresinya yang galak dan mengerikan, seperti sebuah binatang liar yang ingin memakan orang, Selir Jin pun ketakutan, dia menyusutkan tubuhnya, lalu berkata dengan suara yang gemetaran, "Tolong Kaisar kasihani......selir masih......masih......Ah......"

Karena suara teriakan seperti kesakitan yang tiba-tiba terdengar itu, membuat para menteri, pelayan, kasim, dan prajurit yang menunggu di luar jadi terkejut, mereka melihat satu sama lain, tidak ada yang tahu Kaisar dan Selir Jin melakukan apa di dalam, tapi suara teriakan kesakitan itu datang dari Selir Jin, mungkin, Selir Jin melakukan suatu kesalahan, membuat Kaisar emosi hingga memukul dia......

Mereka tidak tahu apa yang terjadi di dalam? Satu per satu, mereka mencoba untuk menguping akan apa yang terjadi di dalam.