Aku Menjadi Kaisar

Bab 4 Orang Miskin

Bab 4 Orang Miskin

Xi Er bergumam dan menenangkan dia: "Nona, Xi Er merasa......Kaisar yang hari ini, sepertinya sedikit aneh, seperti ada yang......ada yang berbeda......"

Di dalam hatinya yakin ada rasa aneh ini, tapi untuk sesaat tidak bisa dia katakan, hanya merasa Kaisar hari ini berbeda dari biasanya.

Selir Jin terdiam untuk sesaat, mengerutkan keningnya, lalu menundukkan kepala memikirkan kembali apa yang terjadi barusan, memang benar, Kaisar hari ini sungguh berbeda dari biasanya.

Tapi semoga saja dia bukan hanya sesaat, kalau tidak, Keluarga Ye akan mati di tangan para rubah itu, Kaisar adalah seorang pendosa, nantinya bagaimana dia akan berhadapan dengan para leluhur?

"Xi Er, ayo kita kembali ke istana." Selir Jin menghela napas, berdiri, lalu berjalan keluar, tapi dengan menangis dan mengerutkan keningnya.

"Nona......" Xi Er terkejut, lalu bergegas membantu dia.

Selir Jin menggigit bibirnya, dengan wajahnya yang cantik, dia berkata dengan malu:" "Kakak ketiga bukannya sudah mengatakan......mengatakan.......semua itu.......bagaimana......"

Saat wanita jaman kuno menikah, ada beberapa hal yang akan diberitahukan oleh para tetua saat malam pertama, juga memberikan sebuah gambar atau lukisan untuk dilihat dan latihan, semua itu diberitahukan kakak ketiganya Dugu Rong kepadanya, hanya saja.......hanya saja......setelah mengalaminya langsung, sepertinya tidak sama dengan yang kakak katakan, bahkan kalau dia pikir kembali, masih membuat dia takut.

Xi Er yang wajahnya memerah berkata dengan ragu-ragu: "Nona, nona ketiga berhati baik, bagaimana mungkin dia berbohong, apakah......bagaimana kalau, nona melihat lagi gambar yang diberikan nona ketiga......"

Wajah Selir Jin semakin memerah karena malu, mereka berdua diam-diam kembali ke kamar tidur mereka, meninggalkan sekelompok menteri sipil, pelayan, dan kasim di depan pintu untuk bekerja.