Aku Menjadi Kaisar

Bab 27 Wanita Pembunuh Cantik

Bab 27 Wanita Pembunuh Cantik

Penjara langit adalah tempat di mana para tahanan dan mereka yang menunggu giliran dihukum mati ditahan, temboknya sangat tebal dan kuat, penjagaannya juga sangat ketat, menurut kata-kata orang ada beberapa kali perampokan di dalam penjara, mereka semua ditembaki dengan panah secara membabi buta, tidak ada orang yang panah kabur dari penjara langit ini.

Saat Ye Tian baru masuk, dia langsung bisa merasakan aura yang suram, bulu kuduknya langsung berdiri.

Astaga, tempat ini sangat suram, dia sedikit pun tidak menyukainya.

Kedatangan Kaisar yang tiba-tiba itu membuat para penjaga dan petugas penjaga terkejut, mereka satu per satu keluar untuk menyambut Kaisar, penjaganya beberapa kali lebih ketat dibandingkan biasanya.

Ye Tian yang dikelilingi oleh penjaga hitam, juga penjaga istana, Mu Chunfeng, juga penjaga lain, datang ke penjara di mana Tan Jiangmin ditahan.

Tan Jiangmin adalah menteri pengadilan istana, karena kasusnya yang masih belum dijatuhkan keputusan, ditambah lagi dengan bantuan dari Chang Qingshan, dia sedang ditahan di penjara, tapi hidupnya nyaman, dia menikmati minuman, daging, buku, kertas dan tinta, cukup untuk menghabiskan waktu melakukan puisi dan melukis.

Berbelok ke arah ke sel penjara Tan Jiangmin ditahan, selnya sangat gelap dan suram, hanya ada sebuah obor di tembok untuk penyinaran, dua tahanan muncul di pintu, penjaga di depan berteriak memerintahkan mereka untuk diam, memperingatkan akan kedatangan Kaisar, lalu mereka degan cepat memberikan hormat.

Tidak banyak memikirkannya, sebelum kata-katanya terdengar, seorang tahanan yang tamban tiba-tiba muncul, dengan teriakan dan pedang yang keluar dari penahannya, "Astaga, lihat ada pedang!"

Mu Chunfeng bereaksi paling cepat saat melihat pedang itu akan menyerang ke arah Ye Tian, dia menyerang tangan pembunuh itu dan mengambil pedangnya, lalu berteriak, "Ada pembunuh, lindungi Kaisar."

Penjaga istana dan penjaga hitam itu tidak lambat juga, dalam perseteruan itu, senjata semua mereka keluarkan dan menutupi Kaisar di depan, membentuk berapa lapis besi.

Ye Tian awalnya terkejut, lalu secara insting mundur ke belakang, saat dia melihat Mu Chunfeng dan pembunuh itu sedang bertengkar, dia yakin Mu Chunfeng pasti akan menang.