Aku Menjadi Kaisar

Bab 33 Bintang paling hebat dalam sejarah

Bab 33 Bintang paling hebat dalam sejarah

Pada saat ini, matahari terbenam di barat, orang-orang yang ada di pasar bergegas pergi dengan pikulannya. Jalan-jalan di seluruh Kota Kekaisaran tampaknya lebih ramai.

Di pinggir jalan ada dagangan yang khusus menjual kosmetik, beberapa perempuan sedang memilih kosmetik yang di sukai, dan gadis kecil juga sedang memilih kosmetik.

Ye Tian membenci perkara nona ketiga Lei yang ingin menjatuhkan reputasi toko kain Gu Ji, dan dia mengerti bahwa gadis kecil menjual dirinya sebagai budak, dan tidak mendapat kebebasan. Dia selalu merasa kasihan.

Dia membeli kain bunga merah muda hanya untuk mengurus bisnis Gu Ji, dan dia tidak tahu harus memberikannya pada siapa. Kain di istana semuanya dari upeti dan berkualitas terbaik. Jauh lebih baik daripada yang di jual di luar. Karena ia melihat gadis kecil, maka berikan padanya saja.

"Silahkan, gadis." Ye Tian membungkuk dan mengepalkan salam tinjunya, dengan senyum ramah di wajahnya, dan memandang gadis kecil sambil tersenyum.

Pipi gadis kecil memerah dan dengan cepat membungkuk hormat. Dia hanyalah seorang hamba budak. Bagaimana bisa ia menerima hadiah seorang tuan muda, "Tuan muda …"

Ye Tian tersenyum dan berkata: "Saya tidak sengaja menabrak Anda itu sebelumnya, dan saya selalu merasa tidak enak hati. Kain ini sebagai permintaan maaf dari diriku. Mohon Anda bisa menerimanya."

Setelah selesai berbicara, dia mengepalkan salam tinjunya ke gadis kecil lagi, dan tanpa menunggu tanggapan gadis kecil, ia membuka kipas di tangannya, lalu menyimpannya lagi, dan pergi dengan santun .

Mu Chunfeng meletakkan kain bunga merah muda di lengan gadis kecil itu dan tersenyum, "Terimalah ini, kata tuan muda, jika gadis itu tidak menerimanya, buang saja."

Setelah selesai berbicara, dia melangkah keluar, hanya menyisakan gadis kecil yang masih linglung, dan beberapa perempuan dengan ekspresi iri.