Aku Menjadi Kaisar

Bab 36 Mengunjungi Qing Lou

Bab 36 Mengunjungi Qing Lou

Gu Xiyun memalingkan pandangan merendahkan, bukankah ini omong kosong? Tentu saja kakak laki-lakinya bermarga Ye, kalau tidak apakah akan mengikuti marga ibunya? Orang ini, ah, terlihat sopan santun dan lembut, mengapa aslinya tidak begitu?

Ye Tian terkekeh dan berkata: "Ye Tian"

"..." Gu Xiyun tahu dia tidak sopank, tapi dia masih terpancing oleh kata-katanya, dan ia memberi tatapan merendahkn lagi. Apakah ada orang yang begitu membanggakan kakak laki-lakinya? Takutnya di dunia ini Cuma dia seorang.

Ye Tian menggelengkan kepalanya dan berkata, "Adapun maha karya yang terkenal—"

Dia dengan sengaja meregangkan nadanya, dengan ekspresi misterius di wajahnya, Gu Xiyun tahu bahwa dia sengaja begitu. Ia kembali memeperlihatkan tatapan merendahkah, memelototinya, bermaksud: " membangkitkan ketertarikan seseorang tapi tidak memberitahu yang sebenarnya, hati-hati aku akan mendorongmu."

Ye Tian berkedip dan terkekeh, "Ini di rahasiakan lebih dulu, beberapa hari lagi kamu akan tahu."

"...'"Gu Xiyun tampak tenang dan berkata dengan datar : "Menunggu saja kalau begitu."

Dia sangat marah dalam hatinya, pria ini berani sekali membuatnya penasaran. Sudahlah, yang nona punya hanya kesabaran, kamu tidak menyelesaikan masalah hari ini tidak apa-apa, masalah kerja sama ditunda sehari, ia pun tidak rugi sama sekali.

Dia mengambil beberapa cangkir teh dan tersenyum dan berkata, "Tuan Muda Ye, silahkan minum teh."

Kata-kata ini bermaksud mengusir, nona tidak punya waktu bicara dengannya, dan silahkan pergi."

"Selamat tinggal," Ye Tian tersenyum sedikit dan mengucapkan selamat tinggal.