Aku Menjadi Kaisar

Bab 42 Lima Langkah Dalam Puisi

Bab 42 Lima Langkah Dalm Puisi

Ye Tian melihat ekspresi sedih wanita itu, Ia dapat melihat itu dari matanya, Ia terbatuk kecil, dengan suara rendah: "Nona Feng Chen ada masalah apa? Apakah mereka bukan manusia lagi?"

Qing Yu dan wanita lain terdiam, beberapa pasang mata yang indah menuju ke wajah Ye Tian, mereka tidak menyangka Ye Tian akan mengatakan kata-kata seperti itu.

Biasanya saat tidak menjamu tamu, para wanita mengadakan pertemuan kecil untuk berbincang-bincang, mengapa Nona Feng Chen serendah ini? Mengapa hidup ini begitu menyedihkan?

Yun Yue yang memiliki pemikiran paling maju pun mengeluh. Mengapa seorang pria dapat memiliki 3 istri empat selir sedangkan seorang wanita hanya memiliki satu untuk seumur hidup?

Ye Tian menatap wanita tersebut dan berkata dengan suara rendah, "Jika anda ingin orang melihat anda, anda sendiri harus dapat melihat diri anda sendiri!"

Para wanita terkejut lagi, menundukkan kepala mereka satu per satu, mengolah kata-kata Ye Tian berkali-kali, mendalami makna-maknanya, yang dikatakan Tuan muda Ye sangatlah benar. Bahkan kita sendiri pun memandang rendah diri sendiri, apalagi orang lain, bagaimana mereka bisa menganggap kita.

Mereka semua tiba-tiba berdiri bersamaan, dengan ekspresi serius di wajah cantik mereka dan mata yang sedikit kemerahan, menjawab perkataan Ye Tian dengan sopan, "Perkataan Tuan muda Ye benar, Bai Ling 9Qing Yu, Yun Yue.....) mengerti."

Perkatan Ye Tian membangkitkan gelombang luar biasa di hati mereka, dan mereka semakin mengagumi Ye Tian, bagaimana orang lain melihatku tidak penting, yang paling penting adalah bagaimana aku memandang diriku sendiri.

"Ya, kamu itu...." Sebenarnya Ye Tian bukannya mendukung mereka, tapi tidak bisa dibilang tidak mendukung juga sih, lalu hanya Chang Yi yang mengembalikan penghargaan itu, dan menopang pinggangnya dari belakang, tersenyum berkata: "Kalian kalau begini lagi, pinggang saya akan benar-benar patah."

Para wanita itu tertawa, perasaan mereka menjadi semakin baik kepada Tuan muda Ye , dan semakin bertambah, Ia tampan, baik hati, ramah, dan penuh perhatian, jika dilihat lagi dengat saksama Ia adalah pria paling sempurna di dunia.