Aku Menjadi Kaisar

Bab 56 Mulai Saat Itu Kaisar Tidak Menghadiri Zaochao

Bab 56 Mulai Saat Itu Kaisar Tidak Menghadiri Zaochao

Langit sudah sepenuhnya berubah menjadi terang ketika Hu Xiaoyun pergi meninggalkan gerbang istana. Dia belum tidur semalaman, tapi sedikitpun tidak merasa lelah, bahkan dia terlihat sangat bersemangat, kuat, dan penuh energi.

Kaisar memerintahkannya untuk menyatukan kembali Hubaoqi, selain itu dia diperintahkan untuk menambah populasi penduduk menjadi sepuluh ribu orang, dan memperbanyak kuda perang setidaknya menjadi lebih dari dua puluh lima ribu ekor, dalam kurun waktu tiga tahun. Jika dia tidak bisa melatih Hubaoqi menjadi pasukan kavaleri yang tak terkalahkan, kaisar akan menyita rumahnya.

Sepuluh ribu anggota pasukan kavaleri dibagi kedalam dua pasukan, setiap pasukan terdiri dari lima ribu orang yang dipimpin oleh dua orang komandan, masing-masing pasukan itu dibagi menjadi lima batalion, kemudian setiap battalion yang terdiri dari seribu orang dibagi lagi kedalam dua grup besar, dan setiap grup besar dibagi menjadi grup-grup kecil yang terdiri dari seratus orang anggota pasukan di setiap grupnya.

Selama uang hasil pajak untuk membeli senjata dan kuda perang mencukupi, dalam kurun waktu dua setengah tahun, Hu Xiaoyun yakin dia pasti dapat melatih Hubaoqi menjadi seperti yang diinginkan kaisar.

Kaisar berkata bahwa dia tidak akan ikut campur terhadap urusan Hubaoqi, dan memberi hak istimewa kepada Hubaoqi untuk mendapatkan senjata dan baju besi dengan kualitas terbaik. Hu Xiaoyun melakukan yang dia bisa, karena saat ini kondisi keuangan sangat pas-pasan, membuatnya bisa dengan tenang memilih prajurit untuk dilatih lebih dulu.

Hu Xiaoyun mengerti bahwa kaisar ingin membuat Hubaoqi menjadi pasukan kavaleri dengan kekuatan militer paling kuat di Dinasti Zhou. Prajurit harus muda dan kuat serta memiliki pengalaman seperti seorang veteran.

Setiap prajurit tidak hanya harus memiliki kemampuan berkuda yang baik, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk berkuda dan memanah seperti pasukan berkuda Jinjun. Selain itu, cara memanah harus akurat, syarat minimum adalah harus bisa mengenai target pada tembakan kedua, jika tidak maka tereliminasi.

Sebagian besar prajurit sudah bisa menunggang kuda dan memanah, ahli berkuda juga merasa ini bukan lah hal yang sulit. Hal yang sulit adalah ketika harus memanah dengan akurat saat menunggangi kuda yang sedang berlari kencang.

Disaat yang bersamaan, masih harus melatih strategi kelompok serigala, setiap kelompok kecil bergantian menungNona Gun melindungi di tengah-tengah, ini juga merupakan salah satu masalah besar, tapi Hu Xiaoyun memiliki keyakinan yang kuat.

Saat ini, Hu Xiaoyun dengan semangat yang membara berbalik melihat ke arah istana yang tinggi dan megah, dia mengepalkan tangannya dan bersumpah "Kaisar tenang lah, saya pasti tidak akan kehilangan rahmatmu!".