Aku Menjadi Kaisar

Bab 64 Menikahi Kelimanya Secara Bersamaan

Bab 64 Menikahi Kelimanya Secara Bersamaan

Di era ini, wajar jika seorang pria memiliki banyak selir. Tetapi Ye Tian mau menikahi lima selir secara bersamaan. Meskipun Qing Yu dan Cui Yun berpikiran terbuka, mereka tetap kaget dan panik.

Sementara Bai Ling dan Yun Yue tampaknya telah siap secara mental. Mereka hanya tersipu, menundukkan kepala, tidak bersuara.

Fei Yan yang berpikiran polos dan naif bengong sejenak, kemudian wajah lekas memerah, berkata dengan suara rendah: "Bagus sekali. Dengan begitu, kita berlima bisa bersama dan tidak perlu berpisah lagi."

"... " Qing Yu mendesah pelan di dalam hati. Mereka berlima yang biasanya berhubungan baik memang tidak berpisah, tapi bagaimana mereka bisa berbagi seorang suami?

Merasa tangan kiri di bawah meja dipegang oleh sebuah tangan yang lembut dan hangat, Qing Yu terkejut. Tanpa perlu lihat, dia sudha tahu bahwa itu adalah tangan saudari Yun Yue karena Yun Yue duduk di sebelah kirinya.

Cui Yun yang kebingungan di dalam hati juga merasakan tangan saudari Bai Ling memegangi tangannya di bawah meja. Dia tidak tahan untuk menyorotkan tatapannya ke Bai Ling.

Bai Ling memandangnya, tatapan lembut dan tegas mengandung sedikit ketidakberdayaan, "Adik tidak ingin menyesal seumur hidup, bukan?"

Qing Yu dan Cui Yun memahami perkataan Bai Ling. Jika mereka melewatkan pria baik yang langka seperti Tuan Ye, maka mereka pasti akan menyesal seumur hidup.

Lagipula, walau wanita persundalan seperti kita ingin menikah, kita juga hanya ditakdirkan untuk menjadi selir. Apa perbedaan antara satu selir dan sepuluh selir? Apa yang penting adalah kasih sayang Tuan Ye terhadap kita. Jadi, kerugian kecil yang ditanggung bukanlah apa-apa.

Terlebih lagi, kita mendapatkan untung besar. Tuan Ye yang sesempurna orang suci bisa menghargai orang seperti kita, itu adalah berkah kita. Jika kita melewatkan kesempatan kali ini, maka tidak akan ada kesempatan lain lagi.

Di bawah tatapan Bai Ling yang penuh pencerahan, Qing Yu dan Cui Yun menghela nafas pelan. Mereka menyetujui kata-kata Bai Ling, juga menyetujui perihal yang membuat mereka merasa agak canggung.