Aku Menjadi Kaisar

Bab 66 Perasaan Tinggal di Rumah

Bab 66 Perasaan Tinggal di Rumah

Qing Yu, Fei Yan, dan wanita lainnya ditemani oleh Ye Tian. Mereka berjalan keluar dari Paviliun Liuxiang dengan gembira. Sementara si muncikari yang menyaksikan kepergian mereka bercucaran air mata, menangis dalam kesedihan.

Kelima wanita itu merupakan psk yang dibimbingnya dengan menghabiskan banyak tenaga dan uang, pohon di Paviliun Liuxiang yang berbuah uang. Dalam waktu sekejap mata, mereka berlima dibawa keluar tanpa komisi apa pun. Aneh jika dia tidak sakit hati.

Kaisar yang sekarang bahkan tidak bisa dibantah oleh menteri kepala kabinet Zhang Tingdeng, apalagi muncikari tua seperti dia. Dia yang tidak kehilangan kepala sudah terhitung cukup beruntung.

Liu Zhengwen, Kepala Bagian Personalia, bersembunyi di belakang kerumunan. Dia berkeringat dingin ketika melihat Ye Tian yang menggenggam kipas lipat dengan gaya tampan dan angkuh. Itu benar-benar kaisar, untung dia tidak bertingkah sembarangan. Jika tidak, tamatlah riwayatnya.

Tidak sangka, kaisar diam-diam mengunjungi Paviliun Liuxiang untuk mencari pelacur. Jika hal ini tersebar ...

Namun, walau dirinya mengetahui hal ini, dia pun tidak berani membicarakannya. Dia telah mengetahui kehebatan Penjaga Heiyi. Memikirkan kengerian Penjaga Heiyi, dia terus menggigil.

Ye Tian harus mempertahankan aksi rendah profil. Jadi, dia mengatur agar para wanita itu melewati pintu belakang. Hou Yaozong sudah menyediakan lima delman serta penjaga di pintu belakang Paviliun Liuxiang.

Masing-masing wanita menduduki satu delman. Setelah mereka semua naik, Ye Tian naik ke delman terakhir, yaitu delman yang dinaiki Fei Yan.

Melihat Ye Tian tiba-tiba masuk, Fei Yan terkejut. Dia berkata dengan malu: "Tuan ... "