Aku Menjadi Kaisar

Bab 69 Pembukaan

Bab 69 Pembukaan

Segala macam rumor tentang alkohol dari Tian Yun Tang menjadi hal yang menarik untuk dibicarakan orang sewaktu makan. Tian Yun Tang dibuka dengan meriah pada keesokan paginya.

Di luar Tian Yun Tang , orang-orang yang berdatangan bak pohon-pohon di hutan yang tak terhitung jumlahnya. Kebanyakan dari mereka hanya untuk menyaksikan keramaian, tapi orang yang mengantri untuk membeli alkohol juga tidak sedikit. Suasana sangat ramai sampai-sampai petugas keamanan dan ketertiban harus mengutus beberapa penjaga untuk mengawasi tempat tersebut agar tidak terjadi kecelakaan.

Meskipun Ye Tian tahu bahwa pembukaan dilakukan terlalu mendesak, tapi dia benar-benar sangat membutuhkan uang. Dia tidak menunggu Tian Yun Tang selesai direnovasi, dia juga tidak menunggu berapa banyak kendi Arak Tian Yun yang telah selesai disuling oleh Penjaga Heiyi. Dia langsung menjual berapa pun kendi alkohol yang diproduksi dari kemarin hingga pagi ini.

Perihal mencicipi alkohol gratis telah menyebar ke seluruh kota kekaisaran. Arak Tian Yun memang merupakan alkohol terbaik sejauh ini. Orang kaya bersaing untuk merebutnya. Harga satu kendi Arak Tian Yun mencapai seratus lima puluh tahil perak. Jangankan orang miskin tidak mampu membelinya, bahkan orang kaya pun tidak tentu bisa mendapatkannya.

Pada hari pembukaan, lebih dari 20 kendi Arak Tian Yun direbut habis. Stoknya terjual habis dalam sekejap mata. Orang kaya yang tidak kebagian langsung membayar tunai untuk memesan terlebih dahulu agak tidak perlu mengantri lagi nantinya

Meskipun Gu Xiyun siap secara mental, tapi dia tidak menyangka harga sekendi Arak Tian Yun bakal setinggi seratus lima puluh tahil perak. Terlebih lagi, ada orang-orang yang berebutan untuk membelinya. Situasi berubah menjadi ada harga tiada pasar.

Setelah dikurangi semua biaya, sekendi Arak Tian Yun mendapat untung bersih sebanyak seratus tahil perak. Jika dibagi setengah, maka dia akan mendapat untung bersih sebesar lima puluh tahil perak. Sungguh menguntungkan.

Tidak sangka Tuan Ye yang penuh bakat itu ternyata juga lihai berbisnis. Dia amat mengaguminya, pandangan terhadapnya menjadi berbeda.

"Bos, bagaimana? Apakah tanganmu sudah kecapekan untuk menghitung uang?" Ye Tian menatap Gu Xiyun sambil tersenyum. Dia bertugas memasok barang, sedangkan Wanita Cantik Gu bertanggung jawab atas statistik penjualan. Pembagian tugas sangat jelas.

Bos?