Aku membaca beberapa pesan baru di grup yang berisikan aku, Tiara, Sila, Rega, dan Leo.

Awesome

Tiara: Gue tunggu kalian di depan SMA Nusa Bangsa.

Sila: Otw.

Leo: Awas aja kalau kalian tinggalin gue.

Tiara: Bawel lo Le, jangan lama!

Aku keluar dari rumah dan mengunci pintu, tidak ada siapa-siapa di rumah, mama pergi keluar kota untuk belanja beberapa kain untuk keperluan butiknya bersama pak Rahmad. Terpaksa aku harus berangkat naik ojol hari ini.

Aku melangkah keluar pagar melihat sebuah mobil berwarna hitam berhenti di depan gerbang rumahku.

"Hai, gue anterin yuk." kak Malvin keluar dari mobil hitam tersebut yang membuatku sangat terkejut. Bagaimana bisa kak Malvin tau rumahku.

"Tau rumahku dari mana?" tanyaku dengan masih tenang.

Aku sangat kesal jika harus melihat cowok di depanku ini.

"Gampang lah buat tau semua tentang lo, gue kan udah pernah bilang kalau gue lagi ngedeketin lo, gue bakalan berusaha buat dapetin lo."

"Jangan bicara yang enggak-enggak, aku nggak suka."

Kak Malvin tersenyum miring. "Yaudah gue anter lo sekarang, mau nonton turnamen kan? Gue tau kok lo nggak bakalan dijemput sama anak pungut." kak Malvin meraih tanganku namun aku tepis.

"Stop manggil Rega anak pungut!" kataku dengan kesal.

"Lo selalu aja belain dia."

Aku sudah kesal dengan kak Malvin, dia selalu saja memaki Rega. Aku menatapnya dengan jengah.

"Yuk gue anterin."

Terdengar suara motor yang berhenti di dekatku, ojek online yang kupesan sudah datang.

"Mbak Shiren ya?"

"Iya pak," kataku dengan ramah.

"Lain kali nggak usah repot-repot kayak gini lagi, aku pasti bakalan nolak kakak." Aku berjalan meninggalkan kak Malvin yang masih mematung di tempatnya.

"Sesuai aplikasi ya mbak?"

"Iya pak."

Sepanjang perjalanan aku hanya diam menikmati semilir angin yang menyapu pipiku. Pikiranku dipenuhi dengan kejadian tadi bersama kak Malvin, aku tidak habis pikir akan sikapnya.

Ponselku bergetar menandakan ada pesan masuk.

Rega

Udah di mana sayang?

Masih di jalan, bentar lagi sampai

Aku turun dari motor ojek online setelah sampai di depan SMA Nusa Bangsa dan membayar ongkosnya.