Lucky Rich CEO

Bab 23 Harus Mengikhlaskan

Bab 23 Harus Mengikhlaskan

"Kamu sangat cantik," seru wanita yang berdiri diambil gadis yang terduduk di depan meja rias.

Sejak tadi mereka terus berbincang, hari yang istimewa tentunya untuk sanga gadis. Perjodohan ini sangat menyenangkan baginya, tidak seburuk yang ia bayangkan tentunya. Calon yang sangat tampan dan rupawan, membuat dirinya semakin merasa beruntung.

"Aku tidak sabar," tutur gadis mengenggam tangan wanita yang di sampingnya.

Keduanya tertawa untuk mencairkan suasana, siapa mereka? Tentu saja Marini dan Julia. Tak ayal mereka begitu dekat seperti sekarang, bahkan mereka lebih dari yang orang lihat. Artinya mereka sudah menganggap Kakak dan Adik kandung. Dengan adanya pertunangan Julia, semakin membuat mereka dekat seperti ini.

Acara yang sangat ditunggu oleh keduanya, hari yang sangat spesial untuk Julia. Karena ini memang yang sangat ia tunggu-tunggu, memiliki ikatan dengan sanga calon. Sedangkan Marini, sangat ingin mengetahui siapa yang akan menjadi iparnya nanti, pasalnya Erwin dan Julia kompak tidak memberitahunya.

"Sabar sayang, sebentar lagi acaranya. Kamu sangat cantik," puji Marini merapikan rambut Julia agar lebih cantik.

Kedua wanita itu tersenyum saat seorang lelaki memakai jas yang sangat rapi, membalas senyum kepada kedua wanita itu. Lelaki yang sangat berharga untuk kedua wanita itu, tentu saja Erwin.

"Hai sayang," sapanya kepada Marini dan langsung memeluk Marini di depan Julia.

"Cih untuk apa seperti itu di depanku? Aku tidak akan panas," kata Julia yang selalu seperti itu jika Erwin dan Marini bermesraan di depannya.

Begitulah Julia, kadang cemburu jika Kakak selalu seperti itu di depannya. Memang sejak kecil mereka sangat dekat, hingga Julia kadang masih merasa cemburu jika Erwin dan Marini sedekat itu.

"Kamu juga kesayangan Kakak," ujar Erwin mengecup kening Julia dengan sayang.

Julia sangat sayang kepada Erwin, begitu juga Erwin kepada Julia. Jika dilihat-lihat mereka adalah couple gols, sangat menyayangi satu sama lain. Terutama Julia yang sangat manja kepada Erwin, sikapnya yang seperti kekanak-kanakan dan itu yang sangat Erwin sukai.