Lucky Rich CEO

Bab 27 Pilihan Sulit

Bab 27 Pilihan Sulit

Banyak orang yang mencari pekerjaan demi mendapatkan upah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semakin lama, lowongan kerja semakin sedikit dan akhirnya banyak orang yang menjadi pengangguran. Pengangguran lebih banyak dari pada lowongan yang disediakan, bahkan banyak memilih sebagai peminta-minta.

Sekretaris adalah jabatan yang sangat bagus untuk sekarang, banyak yang ingin mendapatkan posisi itu. Tak sedikit pula orang-orang berlomba-lomba untuk menggantikan siapapun diposisi itu. Penghasilan yang cukup banyak, apalagi dizaman sekarang.

Seorang wanita terduduk di meja kerjanya sambil menopang kedua dagunya, menatap kedepan dengan tatapan kosong. Itu artinya sedang ada yang ia lamunkan, jabatannya sebagai sekretaris di perusahaan ini sudahlah sangat baik. Apakah ia harus berhenti dari pekerjaannya sekarang ini, mengingat susahnya mencari kerja dizaman sekarang.

Lamunan gadis itu terpecahkan karena deringan ponselnya sendiri. Adanya panggilan masuk dari sang bos besar, tanpa menunggu lama ia mengangkat telpon tersebut.

"Selamat siang pak, ada yang bisa saya bantu?" tanyanya dengan nada sopan.

"Tidak, saya akan pergi keluar, tolong kamu ambil dan salin berkas yang ada di meja sekarang. Bisa?" tutur bosnya dari sebrang telpon.

"Bisa Pak, saya ambil sekarang," jawab wanita itu.

Panggilan terputus, dengan cepat wanita itu bergegas menuju ruangan bosnya. Saat menuju ruangan bosnya itu, banyak karyawan yang menyapanya dengan ramah. Tak ayak karena iya salah satu orang penting di perusahaan ini.

"Permisi Pak," ujar sambil membuka pintu ruangan.

"Silahkan," sahut bos yang sedang fokus kepada tablet yang ada ditangannya.

"Saya harap secepatnya kamu selesaikan Mar," lanjut bosnya tanpa mengalihkan matanya sedikitpun dari layar tablet.

Novel akan diperbarui setiap hari. Kembalilah dan lanjutkan membaca besok, semuanya!