Madam’s bodyguard

Bab 2 Dunia Sempit

Bab 2 Dunia Sempit

Harga? Fangyun tertawa mendengar ini. Harga yang dibilang oleh Qinfeng ini, antara dia mau uang, atau dia mengira dia adalah wanita yang sangat bebas. Seketika sikap dia terhadap Qinfeng langsung menjadi sangat dingin.

Di saat dia sedang memandangnya dengan rendah, satu detik kemudian Qinfeng malah langsung menkakak um bibir merah seksinya itu.

Seketika, Fangyun tercengang!

Dia benar-benar tidak menyangka, pria yang sedang memeluk dirinya ini berani berbuat ini...

Bahkan Yuanhou juga tercengang. Dia sangat tahu pria di depannya ini adalah tameng saja, tapi tamengnya ini kenapa bisa berbuat seperti ini?

"Kamu sialan, cepat lepaskan dia, aku...aku akan bunuh kamu." Yuanhou benar-benar panik, tanpa banyak bicara dia langsung mengarahkan tonjokannya ke arah Qinfeng. Sekarang dia bahkan memiliki niat untuk membunuh Qinfeng.

"Plak..."

Tonjokan Yuanhou belum menyentuh badan Qinfeng, malah Qinfeng yang menendangnya ke sebelah.

Sampai saat ini, kakak umannya baru dilepas.

"Hmm, rasanya lumayan, tapi kemampuan kamu masih tidak bagus." Qinfeng menjilat-jilat bibirnya sambil menatap Yuanhou yang terjatuh di lantai "Dia sudah menolak kamu, kamu harus tahu diri. Dan juga, di luar jangan asal suruh orang pergi, pada akhirnya yang pergi juga adalah kamu."

Dipikir-pikir, kalau bukan karena Yuanhou kasar terhadap wanita ini dan menghina dirinya, dia benar-benar malas ikut campur urusan ini.

Yuanhou ditendang olehnya sampai terjatuh, sekarang dia sedang bernafas berat di lantai. Orang yang melihat semakin banyak, orang yang melihat lelucon ini juga semakin terlihat senang. Bercanda, keributan ini semakin seru karena ada Qinfeng yang ikut di dalamnya.

Fangyun kembali tersadar.

"Kamu...kamu berani-beraninya." Fangyun menunjuk Qinfeng dengan marah, setelah itu dia langsung pergi begitu saja.

"Hei, wanita cantik, kamu masih belum tahu nama pacar kamu, nama aku Qinfeng." Qinfeng berteriak sambil tertawa ke arah Fangyun, di saat yang bersamaan dia berkata di dalam hatinya kehidupan di kota benar-benar menarik.

Sekarang sudah siang, sudah saatnya pergi ke rumah Tante Bai itu.

Mengingat ini, Qinfeng juga langsung pergi.