Madam’s bodyguard

Bab 24 Tangluoyu

Bab 24 Tangluoyu

Sekarang jamnya makan siang, tapi orang yang pergi ke restoran makanan China tidak banyak, selain Qinfeng dan Chenqi, hanya ada sedikit orang saja.

Dari awal semua orang datang ke klub Yunwu bukan untuk makan. Kalau mau makan, di Xijing ada banyak restoran yang enak, mana perlu pergi ke tempat terpenkakak l seperti ini.

Selama perjalanan menuju restoran, mereka bertemu dengan beberapa orang, tapi mereka hanya menganggukkan kepalanya untuk menyapanya.

Di sini, hubungan antar orang menjadi sangat jauh. Bisa dibilang mereka hanya berbaur dengan komunitasnya sendiri, dan tidak akan mendekati orang di luar komunitasnya.

Tentu saja, juga bukannya tidak ada pengecualian.

Seperti pria gemuk yang tersenyum di depannya ini, selama perjalanan dia selalu menyapa orang lain, orang yang tidak tahu akan mengira dia adalah pemilik klub ini.

"Tuan Shao, sudah lama tidak datang, aku sangat kangen dengan kamu." pria gemuk itu tertawa sampai matanya menjadi satu garis.

Chenqi menepuk bahu pria itu, "sudah, siapa yang tidak tahu kamu ini adalah orang yang sibuk, akhir-akhir ini banyak untung kan, oh ya, aku perkenalkan, ini Qinfeng."

Lalu dia juga memperkenalkannya kepada Qinfeng "Jinduoqi, julukannya dewa uang."

"Qinshao, salam kenal, panggil aku Jinpangzi saja cukup." Jinduoqi awalnya juga sedang diam-diam melihat Qinfeng, mendengar ucapan Chenqi, dia langsung mendekatinya dan menyalami tangan Qinfeng.

Qinfeng terdiam, pria gemuk ini benar-benar terlalu antusias, tapi dia juga hanya bisa tersenyum "salam kenal, salam kenal."

Chenqi tidak banyak bicara, Qinfeng juga bisa melihatnya, pria gemuk bernama Jinduoqi ini adalah makelar, dia jalan-jalan di komunitas orang kaya dan menghubungi orang yang satu dengan orang yang lain, lalu mendapatkan komisi. Pantas saja, Jinduoqi selalu tertawa setiap bertemu siapapun.

Di saat yang bersamaan, di tangan orang-orang ini juga terdapat banyak informasi, Qinfeng dulu juga sering berhubungan dengan mereka.

Setelah menyapa Qinfeng, Jinduoqi mendekati Chenqi lagi, "tidak ada perhatian dari Tuan Shao, hari-hari aku semakin sulit, lihat aku sekarang sudah jauh lebih kurus."

Qinfeng menggelengkan kepalanya diam-diam melihat badan Jinduoqi yang bulat, mana ada orang yang percaya dengan ucapan itu.

Chenqi tertawa, "kita sekarang mau makan, ikut tidak?" sambil bicara, dia juga melihat Qinfeng sekilas untuk menanyakan pendapatnya. Qinfeng hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.

Jinduoqi melihat respon dari Qinfeng, maka dia langsung menyetujuinya "Tuan Shao traktir, tentu saja aku mau." setelah itu, dia jalan di depan memimpin jalan.

Dengan cepat mereka bertiga sampai di restoran makanan China.