Madam’s bodyguard

Bab 25 Pelindung Wanita Cantik

Setelah itu, satu wanita yang tinggi masuk ke dalam.

Chenqi dan Jinduoqi tiba-tiba merasa ruangan menjadi gelap, di depan wanita ini, matahari saja menjadi gelap. Walaupun muka wanita ini terlihat dingin, tapi tetap tidak menutupi mukanya yang sangat cantik.

Tapi Qinfeng terlihat jauh lebih santai, bagaimanapun juga dia sudah mengikuti Tangluoyu selama tiga bulan, dari awal dia sudah terbiasa dengan kecantikan Tangluoyu.

Satu wanitakecil l dan besar berdiri bersebelahan seperti satu lukisan pemandangan.

"Yang mana penjahat yang membuli kamu?" tanya Tangluoyu sambil melihat tiga pria di dalam ruangan.

"Uhuk." Qinfeng batuk.

Mereka berdua saling melihat, di saat pandangan itu mengenai Qinfeng, suasana di dalam ruangan menjadi hening menakutkan. Kalau pandangan bisa membunuh orang, Qinfeng setidaknya sudah mati ratusan kali.

Chenqi dan Jinduoqi melihat Qinfeng dengan pandangan memuja. Terutama Chenqi yang lebih memahami Qinfeng, dia tahu Qinfeng bukan hanya tunangan Baiqin, tapi dia juga dekat dengan Fangyun polisi cantik itu. Sekarang, bertambah dua wanita cantik ini lagi.

"Bagaimana aku masih bisa hidup." Chenqi membandingkan Qinfeng dengan dirinya dan hampir saja menangis.

"Itu dia, dia hidung belangnya." Linxi menunjuk Qinfeng tanpa ragu-ragu.

Tangluoyu terus menatap Qinfeng dan membandingkannya dengan orang yang ada di hatinya, tapi setelah ditunjuk oleh Linxi, dia langsung menggelengkan kepalanya, dia mendapat jawaban yang pasti, Qinfeng bukan orang yang dicarinya.

"Adik aku saja kamu berani buli, kamu mau mati seperti apa?" Tangluoyu menaikkan alisnya sambil menatap Qinfeng.

Qinfeng tertawa, "aku tidak mau mati, mati seperti apa pun tidak mau." harus diketahui dirinya juga korban, dia tidak meminta ganti rugi dari Linxi saja sudah bagus.

"Ini pasti salah paham." Chenqi berdiri di tengah-tengah Qinfeng dan Tangluoyu, kalau bilang hatinya Qinfeng itu suka berpindah-pindah, dia mungkin tidak akan membantah, tapi kalau bilang Qinfeng hidung belang, dia tidak akan percaya, "iya kan, Linerxiaojie."

Chenqi dan Linxi tentu saja juga saling kenal, dan juga dia tahu Linxi memiliki panggilan ini.

Jinduoqi jalan ke sebelah Chenqi, "halo Linerxiaojie."