Madam’s bodyguard

Bab34  Zeng Mu

Bab34  Zeng Mu 

Tempat yang Qin Feng ingin pergi, benar-benar tidak pernah tidak tersampaikan, apalagi hanya sekecil Industri Kain Lan Cai.

Pada saat ini, di dalam biro keamanan publik cabang taman industri.

Direktur Zeng Mu telah mengumpulkan seluruh anggota timnya dan ia melambaikan tangannya kepada bawahannya yang cakap, lalu berkata:

"Berangkat!"

Tiga mobil polisi dengan lampu menyala dan bunyi sirine, langsung melaju ke Industri Kain Lan Cai, menimbulkan kegaduhan yang tidak sedikit.

Di dalam kawasan taman industri, tidak hanya Industri Kain Lan Cai satu perusahaan saja, pabrik besar lainnya juga tidak sedikit. Pergerakan Zeng Mu yang besar-besaran, menarik banyak perhatian orang lain. Jika Lan Hua mengetahui bahwa Zeng Mu menimbulkan adegan seperti ini, ditakutkan dia akan menangis dan tertawa sekaligus. Lan Hua selalu ingin menangani masalah ini dengan tidak menonjol, dengan pergerakan Zeng Mu seperti ini, sudah tidak mungkin untuk tidak menonjol.

Tentu saja, Lan Hua sekarang juga tidak sempat memikirkan hal ini, karena Qin Feng telah datang.

Ketika Qin Feng berjalan masuk dari pintu taman di lantai atap, tangan Lan Hua secara tidak sadar bergetar sekilas dan anggur merah di dalam gelas pun tertumpah sedikit.

"Duduk!", ujar Lan Hua tak acuh setelah dengan cepat mengendalikan emosinya, dan meletakkan gelas anggur merahnya.

Qin Feng juga tidak sungkan, berjalan ke kursi anyaman di seberang Lan Hua dan duduk, lalu mengeluh padanya, "CEO Lan Hua, ingin bertemu denganmu sangatlah tidak mudah."

Wajah Lan Hua berubah mendalam seperti air dan bertanya, "Bagaimana dengan Tieniu?"

"Tieniu? Maksudmu orang hitam besar itu, mungkin dia begadang semalam, sekarang dia masih tidur.", kata Qin Feng dengan datar. Yang Tieniu memang sedang tidur, hal ini tidaklah salah.

Mendengar Qin Feng berkata demikian, Lan Hua diam-diam merasa lega.

"Aku sudah mengatakan apa yang seharusnya dikatakan, kamu bertanya sekarang pun jawabanku masih sama. Jika kalian masih menginginkan bahan kain itu, tunggulah tiga hari lagi, jika tidak, maka aku akan membayar denda sesuai dengan kontrak, tidak akan mengelak." Lan Hua akhirnya juga mengucapkan perkataan ini sambil menggertak giginya. Lan Hua tidak percaya bahwa Qin Feng berani melakukan sesuatu padanya.

Lagipula, Zeng Mu seharusnya juga hampir sampai, ia sudah mendengar suara sirine.

"Apa yang sudah kamu katakan, apa hubungannya denganku." Qin Feng tersenyum, ia memandangi bunga segar yang mekar di taman dan berkata, "Aku kemari, tentu saja ada sesuatu yang ingin kukatakan. Tamanmu ini terawat dengan baik."

Mendengar Qin Feng memuji tamannya sendiri, Lan Hua juga merasa senang. Tetapi dia juga tidak lupa bahwa saat ini dia dan Qin Feng berada di sisi yang berlawanan. Dia berkata dengan suara berat, "Apa yang ingin kamu katakan, aku sedang mendengarkan."

Qin Feng merenung sejenak dan berkata, "Karena hatimu sudah dibulatkan, aku pun memberimu dua pilihan. Pertama, segera kamu serahkan sekumpulan kain itu."