Married By Accident

Bab 44 Kekhawatiran Yang Salah

Dalam perjalanan mereka kembali ke rumah, baik Zayn maupun Alana tidak melakukan pembicaraan apapun.

Alana terus mengintip wajah Zayn dari samping. Ia bisa melihat dari rahang pria itu yang mengeras jika pria itu sedang marah, seperti sekarang.

Tidak butuh lama untuk mereka sampai ke rumah, hanya membutuhkan lima menit saja dan mereka sudah sampai.

Zayn turun terlebih dulu, lalu memutar langkah menghampiri Alana yang sudah keluar dari dalam mobil. Begitu lengannya di tarik, Alana hanya melihat dengan tatapan sedih saat ia sadar Zayn kembali menyakiti lengannya.

Para maid yang berpapasan dengan majikan mereka tidak berani menginterupsi apapun setelah jelas-jelas aura yang dikeluarkan oleh tuan muda mereka sangatlah menakutkan.

"Zayn, pelan-pelan." Ucap Alana memperingati Zayn supaya tidak berjalan cepat.

Di tengah anak tangga, Alana yang gagal menyamai langkah besar suaminya jatuh dengan lutut terantuk lantai marmer. "Aduhhh!" Alana mengaduh kesakitan, nyeri di lutut karena terjatuh membuat wanita itu menahan napas sejenak. Kepalanya yang menunduk menyembunyikan kedua matanya yang berkaca-kaca.

Lengan Zayn di tarik kuat ke bawah, membuat pria itu akhirnya sadar dari emosinya. Begitu suara mengaduh Alana ia dengar, pria itu pun nampak terkejut melihat Alana jatuh berlutut dengan satu kaki.

"Alana!" Panggilnya terdengar khawatir. Zayn pun ingin membantu wanita itu berdiri namun tatapan terluka dari Alana ia lihat, membuatnya membeku. Dan rasa bersalah karena terbawa amarah sampai menyakiti wanitanya pun muncul ke permukaan.

"Bisakah kau berdiri?"

Alana menepis tangan Zayn yang akan membantu dia berdiri. Air mata langsung jatuh dari pelupuk matanya, bibirnya ia gigit kuat menahan isakan yang akan keluar.

Benar-benar, tak sadarkah pria ini kalau dia sedang mengandung anaknya sekarang?

Berjalan dengan sangat cepat seperti itu hingga membuatnya terjatuh seperti tadi tidakkah pria itu bisa sadari akan terjadi?

Bagaimana kalau nanti ia keguguran?

Mengapa Zayn harus semarah ini, hanya karena ia yang keluar dari rumah tanpa ijin dari pria ini langsung?