Married By Accident

Bab 3 Jebakan

Bab 3 Jebakan

Malam ini Zayn memang sengaja menunggu kehadiran Nadine yang berkata akan datang menghampiri dia di apartemennya yang lain. Itu sebabnya, dia sudah sangat siap, menunggu kehadiran wanita itu di sana. Dan fakta Zayn menggunakan keadaannya yang lemah malam ini merupakan bagian dari rencananya juga. Bukankah seorang wanita akan bertambah hancur jika melihat keadaan tak normal dari pria yang mereka cintai?

Setidaknya tadi Nadine sudah memegang kulitnya yang panas akibat demam. Dengan begitu perasaan bersalah wanita itu padanya akan bertambah besar. Di tambah dengan video yang berhasil dia dapatkan. Bukti pengkhianatan itu sudah cukup membuat wanita itu merasakan penyesalan, bertekuk lutut mencintainya, dan tak akan semudah itu melupakannya.

Zayn sudah memikirkan rencana ini masak-masak. Dan hasilnya tentu saja sesuai seperti yang dia inginkan.

Dari awal sampai akhir, tangannya bersih dari hal kotor seperti itu. Jika nanti keluarga angkatnya menyalak pada dia, ataupun media berbalik ingin menyerangnya. Zayn tinggal mengeluarkan segala bukti yang ada pada wartawan mengapa dia harus membatalkan pertunangan ini bersama Nadine.

Bagaimana pun juga sejak dulu pun, masyarakat sangat membenci perselingkuhan seperti ini. Mengandalkan belas kasihan publik sepertinya tidak terlalu buruk juga.

Lagipula video cabul itu bagaimana pun juga adalah karya dari wanita itu sendiri dengan kekasih gelapnya. Zayn hanya bertindak sebagai pendorong supaya Nadine berhenti berpura-pura lagi di hadapannya.

Anggap saja dia lakukan itu, karena ingin memberi mantan tunangannya hadiah perpisahan yang tak mudah di lupakan sebagai perayaan kandasnya hubungan mereka.

Seorang valet kemudian berjalan mendekati sebuah mobil Mercedes-Benz berwarna hitam metalik. Menunggu si empu pemilik mobil mahal itu keluar dari dalam sana.

Zayn keluar dari dalam mobil dengan setelan santainya. Menyerahkan kunci mobil itu pada seorang valet parkir.

Donna - manajer hotel - keluar menyambut kedatangan Zayn. Di belakang wanita dewasa itu, berjejer rapi tiga orang wanita dan empat orang pria yang memiliki jabatan di hotel tersebut. Semua orang itu dengan hormat menunduk melihat kedatangan presdir mereka.

Zayn Stefano Jr. Pemilik hotel Four Season terbesar di Singapura.

"Mrs. Lena sudah menunggu anda di dalam kamar, Tuan Stefano." Beritahu Donna sambil mengekori setiap langkah kaki Zayn masuk ke dalam hotel.

"Kenapa Lena tidak turun?" Tanya Zayn mengernyit. Lena yang dimaksud merupakan seorang wanita bayaran yang diberitahukan asistennya tadi.

Tuan Stefano, nama wanita yang akan menemani anda adalah Lena Brown. Persyaratan dan ciri-cirinya sama persis seperti yang anda minta. Seorang wanita keturunan Asia. Masih muda. Berambut hitam legam dan panjang. Wajah mungil dan cantik. Sepasang mata berwarna obsidian gelap. Dan pastinya wanita ini masih virgin dan juga sehat secara medis tanpa penyakit apapun. Adalah apa yang dibilang oleh Darius pada Zayn melalui sambungan telepon.