Married By Accident

Bab 4 Malam Yang Membingungkan

Bab 4 Malam Yang Membingungkan

Alana bisa merasakan kehadiran seseorang di belakangnya. Namun dia tidak lagi punya kekuatan untuk melihat dan meminta tolong.

Suaranya. Suara yang dia keluarkan sungguh sangat memalukan. Bahkan dia pun, berubah merinding akibat mendengar suara desahannya sendiri.

"Lena." Zayn kembali memanggil nama wanita itu, namun keheningan tanpa jawaban adalah apa yang menyambut panggilan pria tersebut.

Mulai geram karena merasa tak di acuhkan, Zayn pun mendorong pintu kaca hingga terbuka, dan wanita itu kembali meringkuk kan kakinya.

Tatapan Zayn sangat terkejut saat dia terpesona dengan wajah mungil dari wanita itu. Lalu alisnya pun terajut dalam saat dia lihat jika wanita itu seperti sedang kesakitan.

"Kau baik-baik saja?" Tanyanya terdengar cemas. Namun Alana malah semakin menyudutkan dirinya ketika matanya menangkap siluet seorang pria.

Oh... Tidak. Apakah itu Tuan Stefano yang datang? Ataukah bodyguard dari pria tampan itu sendiri?

Alana semakin takut ketika dia sadar, dia masih berada di dalam suite milik tamu penting di hotelnya bekerja.

Zayn mematikan keran yang terus mengalirkan air hangat dan beruap, dengan begitu dia bisa melihat lebih jelas wajah cantik wanita tersebut. Zayn beranggapan kalau perempuan yang dia panggil tidak dengar karena bunyi keran yang berisik. Nyatanya Alana bisa mendengar dengan jelas tapi dia tidak mau menjawab panggilan dari pria itu sendiri.

"Lena?" Zayn mengulurkan tangannya memegang pundak Alana, namun segera ditepis oleh Alana dengan lemah.

Seluruh tubuhnya berubah menggigil, bukan karena kedinginan melainkan efek sentuhan dari tangan Zayn, "Hum..." Lirihnya gemetar. Sekuat tenaga Alana menormalkan bicaranya, namun desahann demi desahann lah yang terus dia keluarkan.

"Bangunlah, sudah cukup bermainnya." Perintah Zayn kali ini yang di tanggapi tatapan tak fokus oleh Alana.

Alana terbelalak, panas yang intens dan rasa tak nyaman kembali menyerang pusat dirinya. Dia ingin menyentuhnya.

Akibat kepalanya yang menunduk, Zayn tidak bisa melihat tangisan putus asa yang wanita itu keluarkan.