Married By Accident

Bab 5 Membuatnya Khawatir

Bab 5 Membuatnya Khawatir

Alana tidak tahu bagaimana bisa dia terseret begitu mudahnya tadi malam. Segampang itu dia ditiduri oleh pria asing yang tak lain adalah bosnya sendiri.

Kenapa bisa seperti itu? Kenapaaa?! Ratap Alana penuh penyesalan.

Dia sangat menyesali tentang apa yang sudah terjadi padanya. Bisa-bisanya dia berubah liar dan tidak tahu malu begitu.

Apakah selama ini tersimpan sifat jalang di dalam dirinya sendiri?

Pasti iya, tak mungkin tidak.

Alana membenamkan seluruh wajahnya yang kusut di atas lutut. Kedua tangannya melingkari kedua kakinya yang dia tekuk. Bahu wanita itu kemudian bergetar keras saat tangis kembali mengalir di kelopak matanya.

Bagaimana nanti aku harus bersikap pada mama saat kita bertemu? Tanya Alana pada dirinya sendiri. Dia tiba-tiba mengingat sang ibu yang kini tinggal bersama adiknya di Tampines. Pada ibunya dia tidak bisa berbohong sama sekali. Karena pasti akan dengan mudah ketahuan.

Jarak dari tempat kostnya yang terletak di Orchard Road menuju ke rumah susun yang ditempati keluarganya tidak begitu jauh. Menggunakan SMRT biasanya hanya memakan waktu 40 menit saja ke Tampines.

Alana biasanya akan pergi mengunjungi keluarganya setiap sebulan sekali ketika dia sedang libur bekerja. Seperti saat ini, dimana dia punya dua hari waktu luang. Harusnya Alana sudah bersiap pergi ke rumah ibunya namun dia malah berakhir kelelahan tanpa tenaga di tempat kostnya.

Suara kunci yang di buka dari luar membuat Alana tersentak kaget. Itu pasti salah satu teman sekamarnya; Melani Rosa.

Dengan kasar Alana menghapus air mata di pipinya. Kemudian menyibak selimut, lalu turun dari atas ranjang. Kerutan di alis Alana begitu dalam saat rasa nyeri di pangkal paha masih bisa dia rasakan. Menghentikannya bergerak tergesa-gesa.

Brengsek! Maki wanita itu kesal.