Married By Accident

Bab 8 Pencarian Tanpa Henti

Bab 8 Pencarian Tanpa Henti

Minggu ke-dua setelah kejadian malam itu, Alana terus bekerja di hotel Stefano dengan sikap biasa seakan tak pernah terjadi apa-apa padanya.

Singkatnya, selain dirinya sudah berubah secara signifikan dalam artian dia sudah kehilangan keperawanan, sikap Alana juga berubah menjadi jauh lebih dingin pada Adrian yang dia ketahui penyebab tragedi yang terjadi di dalam hidupnya.

Alana sebisa mungkin menutup akses bertemunya dengan Adrian, baik sengaja ataupun tidak sengaja, dia berusaha keras untuk tidak pernah berpapasan lagi dengan laki-laki itu.

Seperti sekarang, dimana Adrian sedang duduk menunggu kehadiran Alana di ruang staf.

Alana yang tidak sengaja melihat Adrian berada di sana, memutar langkah kembali, dengan enggan tidak masuk ke ruangan itu.

Sudah pukul setengah dua belas siang, setiap pekerja sedang beristirahat sejenak untuk makan siang. Tak terkecuali dengan Alana. Wanita itu berniat mau mengambil kotak makan siangnya yang dia letakkan di loker miliknya. Namun karena Adrian berada di sana, Alana tidak jadi mengambilnya.

Alhasil sekarang wanita itu harus berjalan ke tempat kafetaria berada untuk membeli makan siangnya sendiri. Padahal dia berencana untuk berhemat bulan ini. Tapi karena kegigihan Adrian yang tidak pantang menyerah untuk bertemu dengannya, Alana harus merogoh kocek untuk sekadar membeli makanan dan minuman.

Sialan Adrian! Umpat Alana kesal.

Karena siang ini bertepatan dengan pegawai dari departemen lain beristirahat, banyak sekali orang-orang dengan seragam hotel berbeda warna duduk di kursi kafetaria.