Married By Accident

Bab 12 Satu Bulan

Seperti yang kedua wanita itu janjikan, mereka pergi ke apartemen Tiffany yang berada tak jauh dari hotel Four Seasons tempat keduanya bekerja. Beruntungnya jarak dari tempat tinggal Alana dan Yuki memang satu arah.

Itulah mengapa, Alana tidak perlu cemas dan terburu-buru menjemput temannya itu untuk berangkat bersama-sama.

Alana dan Yuki sedang berada di dalam transportasi umum. Dimana di dalam bus tersebut terdapat sedikit penumpang saja.

Kedua wanita cantik dan manis itu memiliki buah tangan di pangkuan masing-masing.

"Apa Adrian masih mencari ku tadi, Yuki?" Tanya Alana pada wanita manis di sampingnya. Karena Yuki merupakan teman dari kelompoknya, jadwal kerja mereka bisa dipastikan selalu berbarengan. Itulah mengapa meski Alana tidak masuk pagi ini, dia bertanya mengenai Ardian pada temannya tersebut.

Yuki menjawab, "seperti biasa. Menurutku dia akan terus berkeliaran ke ruangan kita sampai dia benar-benar berhasil melihatmu. Terakhir kali aku melihatnya, dia tidak lagi menunggu di ruangan staf tapi di halaman belakang."

Alana menghela napas panjang saat dia mengingat beberapa hari yang lalu ketikan dia hampir saja ditemukan oleh pria bajingan itu di tempat di mana dia menghabiskan makan siangnya di sebuah gazebo dekat kolam renang.

Awalnya dia tidak menduga Adrian akan datang ke halaman belakang, mengingat selama dia mengenal Adrian pria itu jarang sekali berkeliaran di sepanjang hotel Four Seasons. Pengecualian jika pria itu akan datang untuk menjemputnya ke ruangannya untuk kemudian mengajak dia pergi ke kafetaria bersama-sama.

Namun saat itu dia tidak menduga Adrian akan repot-repot mencarinya sampai ke sana.

"Adrian tahu tempat persembunyian mu Alana. Apa kau tahu itu?"

Alana mengangguk, "aku sudah tahu. Tiffany yang memberitahu Adrian tempat dimana biasanya aku suka beristirahat."