Married By Accident

Bab 23 Tanpa Pilihan

Tiffany memalingkan wajahnya, menghindari tatapan Alana yang jenaka. Ia tahu kalau Alana tidak bermaksud untuk menyinggung dirinya. Tapi, mendengar kata kekasih seperti dia diingatkan tentang dosanya. Tak seharusnya Alana bertanya karena itu akan membuat dia tersakiti saja perasaannya.

Namun Tiffany juga tidak bisa menyalahkan Alana yang tidak tahu apa-apa mengenai hubungan yang dia jalani.

Alana menaikkan alisnya bingung. Apakah ada yang salah dengan kata-katanya? Mengapa Tiffany menghindar begitu?

"Tiffany. Ada apa? Apakah ada masalah?" Tanyanya sedikit khawatir.

Tiffany berusaha menyembunyikan rasa sedih di hati, seakan tak ada yang salah dengan dirinya, dia pun berbalik, menoleh pada Alana dengan senyuman tersungging di bibir. "Tidak apa-apa. Tiba-tiba, tadi aku ingat kalau nanti malam aku ada janji dengan Davin."

Davin yang dimaksud merupakan kekasih Tiffany yang Alana tahu tapi belum pernah dia lihat. Jika itu sudah menyangkut kekasih temannya itu, Alana tidak tahu.

Bahkan, meskipun hubungan pertemanan mereka bisa dibilang akrab, ada hal-hal yang memang tak pantas dibicarakan dengan orang sekitar, sekalipun orang itu merupakan teman dekat.

Baik Alana maupun Tiffany, hanyalah segelintir orang yang memendam perasaan di hati masing-masing. Menyimpan lukanya sendiri, dan menampilkan senyum di bibir seakan hati tak pernah menderita.

Dan di luaran sana orang-orang seperti mereka banyak sekali di temukan. Penipu ulung dari kenyataan hidup.

"Sayang sekali aku tidak bertemu Davin saat pergi ke apartemen mu." Kata Alana dengan sedikit keluhan pada suaranya. Semenjak dia tahu kalau Tiffany punya pasangan, dia belum pernah melihat pria itu seperti apa wajahnya. Sekalipun tak pernah. Padahal jelas-jelas mereka sudah berteman 3 tahun lamanya. Tapi Tiffany memang orang yang seperti itu, sangat lihai dalam hal membunyikan sesuatu rahasia.

Alana dan Yuki bahkan pernah mengejek Tiffany yang menyembunyikan kekasihnya dari mereka selama ini. Dan dijawab senyum simpul oleh Tiffany setiap kali keduanya bercanda perihal pacar tersebut. Membuat kedua wanita itu pun kapok untuk mengorek lebih jauh mengenai pacar Tiffany.