One More Time

Bab 15 Apa Yang Sedang Kalian Lakukan

Samantha benar-benar kaget kali ini.

Nelson adalah pria yang keras kepala, apa yang diinginkannya harus terjadi tanpa peduli pandangan orang lain. Ia sudah tahu itu sejak awal. Meskipun menarik perhatiannya memang ada dalam rencana awalnya, namun ia tak pernah menyangka akan secepat ini ketahuan.

Kalau sampai tubuhnya yang masih ada luka bakar ini terlihat oleh Nelson, rencananya ke depan akan sangat sulit dijalankan. Hatinya yang tersakiti selama lima tahun ini ingin membalas dendam.

Begitu teringat hal ini, keberanian Samantha kembali lagi.

Ia segera mengangkat kepalanya, lalu menabrakkan kepalanya ke hidung Nelson. Seketika perasaan nyeri menyerang Nelson.

Ia sedikit melepaskan Samantha, hidungnya mengalirkan darah segar, kedua matanya melihat Samantha dengan kesal, menatap wanita yang berani itu.

"Tarik ulur harus disambut bukan, tapi Samantha, kau benar-benar menggairahkan bagiku. Katakan, apa tujuanmu? Siapa identitasmu sebenarnya?"

Meskipun Nelson mundur dua langkah karena kesakitan, dan hidungnya mimisan, namun auranya tetap saja menekan orang tak peduli bahkan ketika dunia runtuh sekalipun.

Jantung Samantha terasa hampir keluar dari tenggorokan.