One More Time

Bab 19 Kau Sudah Berniat Berteman Denganku?

Bab 19 Kau Sudah Berniat Berteman Denganku?

Ekspresi Sean yang menyipitkan matanya itu sangat mirip dengan Nelson, membuat Linny menghela napas, namun itu justru membuat Sean tersadar dari pikirannya sendiri.

"Tante Linny?"

"Mamimu sekarang sudah tidak apa-apa, jangan khawatir lagi ya. Aku akan membeli makanan, kau jangan kemana-mana, malam ini aku akan menginap di sini untuk menjaga mamimu, sebentar lagi aku akan mengantarmu pulang, apa kau takut?"

Linny mengelus kepala Sean, hatinya timbul secercah rasa sayang.

Anak ini meskipun kecil tapi banyak akal, banyak ide, tapi bagaimanapun juga ia adalah anak kecil, melihat maminya sedang dalam bahaya, tak urung ia pasti merasa cemas. Tapi ini adalah rumah sakit, banyak bakteri di mana-mana, Samantha sudah terbaring sakit, ia tak bisa membiarkan Sean terkena masalah juga.

"Aku tidak takut. Tante Linny, kumohon kau menjaga mamiku ya."

Sean membungkuk sedalam-dalamnya di hadapan Linny.

Linny yang diberi penghormatan sebesar itu begitu terkejut.

"Hei bocah, apa yang sedang kau lakukan? Aku dan mamimu adalah sahabat baik, tenang saja, aku pasti akan menjaganya dengan baik. Kau berhati-hatilah sendirian di rumah, pulang nanti langsung kunci pintu, mengerti? Siapapun yang minta kau bukakan pintu, jangan bukakan, dengar tidak? Kalau ada sesuatu segera telepon aku."

Linny masih sedikit khawatir, tapi badannya tak bisa dibelah dua, ia hanya bisa menyuruh Sean pulang.

Namun Sean justru memikirkan hal lain, jadi masing-masing pihak akan baik-baik saja.