One More Time

Bab 21 Jangan Menghakimi Terlalu Cepat

Bab 21 Jangan Menghakimi Terlalu Cepat

Samantha dan Linny segera mengurus dokumen untuk keluar dari rumah sakit, dan karena mereka mengkhawatirkan Sean, mereka segera kembali ke tempat tinggalnya.

Saat itu Sean sudah bangun, ia telah membersihkan dirinya sendiri dan menyiapkan sarapan.

"Eh? Mami, kau sudah pulang? Sudah baikan? Kenapa cepat sekali keluar dari rumah sakitnya?" Kata Sean dengan gembira ketika melihat Samantha.

Linny yang melihat Sean menyiapkan bubur daging telur pidan, dan ada juga bakpao yang masih panas, ia berkata dengan hangat, "Hei bocah, apa bubur ini kau yag membuatnya?"

Sean menggeleng, "Bukan, aku keluar membelinya, tapi mulai sekarang aku bisa belajar membuatnya, khusus untuk nanti aku akan mengurus makanan mami. "

"Sayang, anak baik." Wajah Samantha melembut, ia mengusap kepala Sean, merasa dialah malaikatnya seumur hidupnya, hadiah terbaik dari Tuhan.