One More Time

Bab 25 Yang Mana Kamarmu

Bab 25 Yang Mana Kamarmu

"Siapa nama mamimu?"

Tanpa sadar Nelson bertanya, kemudian barulah ia merasa tak sepantasnya ia bertanya hal itu, namun kata-katanya tidak dapat ditarik lagi.

Sean sedikit bergeming, lalu berkata sambil tersenyum, "Paman, rasanya kurang sopan kalau bertanya secara frontal tentang nama mamiku. Sebaiknya paman segera antarkan aku saja, aku sudah hampir terlambat."

Dikatai kurang sopan oleh anak usia empat tahun seumur hidup baru sekali, namun Nelson tidak merasa jengah, ia sadar sepertinya mukanya sudah menebal.

"Naiklah." Nelson akhirnya mengantarkan Sean ke panti asuhan, setelah melihat wajah pemilik panti yang terlihat kenal baik dengan Sean, barulah ia tenang meninggalkannya di sana.

Setelah ia menyuruh orang untuk mengantar Ryu pulang, ia lalu mengemudikan mobilnya sendirian ke rumah Samantha.

Entah mengapa, saat ini ia sangat ingin bertemu Samantha, sekalipun wajah itu bukan lagi wajah yang selalu ada dalam kenangannya.

Tadinya Linny ingin tinggal di rumah dan menemani Samantha, tapi di TK tiba-tiba ada urusan, ia dipanggil oleh kepala TK.

Ketika bel pintu berbunyi, Samantha masih setengah sadar dari tidurnya, ia akhirnya bangkit berdiri.

Ketika dilihatnya Nelson berdiri di depan pintu, barulah ia tersadar dalam sekejap.

Lelaki ini terlalu cepat datang. Samantha merapikan sedikit penampilannya baru kemudian membuka pintu. "Tuan Nelson, ada perlu apa kemari?"