One More Time

Bab 31 Jangan Sekejam Ini

Bab 31 Jangan Sekejam Ini

Ketika Nelson masih takjub dengan keahlian mengemudi Samantha, tiba-tiba ia sadar mobil Samantha berubah arah, dan matanya menyipit.

Dengan kecepatan mobil seperti itu jika diarahkan ke pagar pembatas?? wajah Nelson seketika berubah.

"Samantha!" Dia segera berlari ke arah mobil itu sambil berteriak.

Sebelum Santo dan yang lainnya mengerti keadaan saat itu, tiba-tiba terdengar suara "Bruuuaakkkk", mobil Samantha menabrak pagar pembatas samping.

Pagar pembatas itu tak cukup kuat untuk menerima daya sebesar itu, dan seketika itu juga patah, mengeluarkan api yang menyala-nyala. Sementara itu mobil Samantha belum juga berhenti, terus terseret hingga 200 meter, baru kemudian sekali lagi menabrak pagar kanan, hingga mobil itu terbalik.

Seluruh orang yang melihatnya terdiam.

Kejadian ini terlalu tiba-tiba, mereka bahkan belum sempat bereaksi.

Jantung Nelson terasa seperti ingin keluar, ia segera berlari dan berteriak, "Santo, cepat panggil ambulans, cepat ambil pemadam kebakaran! Cepat!" Santo yang masih termangu itu segera tersadar dari kekagetannya, dan buru-buru memerintah orang untuk meminta bantuan.

Samantha terjepit di kursi pengemudi, kepalanya membentur kaca penangkal angin, darah segar keluar dari kepalanya. Darah yang mengalir dari dahinya itu membuat pandangannya kabur.

Di sela-sela darahnya ia seperti melihat Nelson yang begitu heboh dan kalang kabut menghambur ke arahnya, terus memanggil-manggil namanya tanpa peduli sekitar, bahkan berusaha membuka pintu, ingin mengeluarkannya.

Samantha sedikit tersenyum, sepertinya ia berhalusinasi.

Di antara hidup dan mati kali ini, bagaimana bisa orang yang datang ingin menolongnya adalah Nelson? Kalau ia memang peduli dengannya, kebakaran lima tahun lalu tidak mungkin terjadi kan?