Special Forces Di Metropolitan

Bab 38 Rekonsiliasi!

Bab 38 Rekonsiliasi!

Bai Qilin tidak bisa lebih jelas lagi, Gu Hai, kapten tim investigasi kriminal kota Jiang itu, terkenal menangani dan menyelesaikan kasus secara adil dan jujur, memecahkan kasus ini. Sekali Lei Bao diinterogasi oleh tim investigasi kriminal, maka dia pasti akan diselidiki hingga ke akarnya. Pada saat itu, bukan hanya dia yang mengalami kerugian, takutnya Grup Bai di kota Jiang, juga akan sulit untuk bertahan.

Dan Qin Bingbing juga memprihatinkan hal yang sama. Keluarga Bai dan keluarga Qin memiliki asal-usul, dan juga dia tahu bahwa keluarga Bai sekarang hanya memiliki anak tunggal yaitu Bai Qilin. Jika Bai Qilin mengalami kemalangan, pasti keluarganya juga akan menjadi korban, apalagi hal ini sudah menjadi masalah, bagaimanapun juga akan memengaruhi diri sendiri.

"Bai Qilin, apa yang ingin kamu lakukan untuk menangani masalah ini, kamu pikir sesuai keputusanmu?" Kata Qin Bingbing dengan ringan.

Ketika Bai Qilin mendengar suatu perubahan, dia segera berkata, "Bing Bing, kamu tahu orang tuaku mengidap penyakit jantung. Jika aku masuk, keluarga Bai akan kehilangan keturunan untuk mewarisi bisnis pendahulunya."

Bai Qilin layak untuk menjadi seorang aktor. Sambil berbicara, ia mengalirkan air matanya, Yang Luo yang melihatnya dari samping, sangat merasa jijik.

"Kalau begitu kamu suruh mereka keluar dulu, aku akan mengajukan beberapa pertanyaan untukmu." Qin Bingbing menatapnya.

Bai Qilin panik dan tidak tahu harus berbuat apa, dengan tergesa-gesa meminta orang-orang yang dibawanya untuk terlebih dahulu pergi keluar dan menunggu. Seketika, orang-orang yang berdiri di sini itu juga merasa sangat canggung, menerima perintah ini, seperti amnesti, dan segera bergegas keluar.

Setelah semua orang pergi, Qin Bingbing bertanya dengan marah dengan mengacak tangan di pinggulnya, "Bai Qilin, sekarang kamu sudah bisa mengatakannya, sebenarnya, benar atau tidak dirimulah yang memerintahkan Lei Bao?"

Bai Qilin tertegun, terlihat sangat ragu-ragu.

"Aku memberimu satu kesempatan terakhir." kata Qin Bingbing dengan keras.

"Iya."