Special Forces Di Metropolitan

Bab 46 Siapa Yang Kurang Ajar?

Bab 46 Siapa Yang Kurang Ajar?

Seusai makan siang, dalam hati Yang Luo terus kepikiran dengan Lin Yue, sekalian membeli roti dan susu. Meskipun ia masih kaget dan shock, namun kalau tidak makan apapun, tubuhnya mana bisa bertahan?

Mengenai masalah He Fu, sebelum Qin Bingbing pergi ia berkata akan menginterogasi He Fu beberapa jam, jikalau benar-benar tidak bisa, takutnya harus membawa Lin Yue datang ke kantor polisi untuk kerjasamanya. Lagipula sekarang hanya pengakuan dari pencuri itu seorang saja, tidak ada bukti konkrit.

Selagi berpikir sambil berjalan, tidak beberapa lama ia sampai di sekolah, ketika ia memasuki gerbang, ia melihat Huang Ming dan Zhang Yeteng berdiri di kantor lantai bawah, mengobrol dengan raut wajahnya begitu serius.

Yang Luo dengan tegap berjalan ke arah sana, bersiap untuk menghindari dan berpura-pura tidak melihat mereka berdua, Huang Ming tiba-tiba memanggilnya, "Guru Yang! Guru Yang! Kamu kemarilah sebentar!"

Mendengar Huang Ming yang tidak seperti biasanya memanggilnya "Bro", Yang Luo langsung mengetahui lawan bicara sedang membicarakan masalah serius, lalu berjalan ke sana, bertanya, "Ada masalah apa?"

Huang Ming menjelaskan, "Aku memberitahukan padamu, Zhang Yeteng dan He Jian mengajukan agar dipindah ke kelas lain, kamu adalah guru dari kelas 2, oleh karena itu aku beritahukan padamu terlebih dahulu."

Yang Luo acuh tak acuh berkata, "Sudah tahu." Membalikkan badannya lalu pergi, dalam hatinya sangat jelas mengerti.

Zhang Yeteng sebagian besar sudah lelah dan capek merasa dirugikan, ia mengetahui ia sendiri tidak memiliki kesempatan untuk menang melawannya, hanya bisa pindah kelas.

Dia menaiki kantor lantai 2, Yang Luo langsung menuju ke ruang istirahat guru, mendorong pintunya melihat, Lin Yue memang tengah berbaring di atas sofa, lalu menutupi dirinya dengan pakaian Wushu, Yang Luo melihatnya langsung terpaku di tempat.

Lin Yue adalah guru bahasa dan budaya, dia pastinya tidak ada baju Wushu, lagipula baju ini terlihat jelas merupakan milik seorang pria yang berbadan besar, sebenarnya siapa yang memiliki niat baik atau buruk memberikan bajunya untuk menyelimutinya?

Dia tidak ingin membangunkan Lin Yue yang tengah tertidur pulas, duduk di sampingnya, lalu meletakkan roti dan susunya di atas meja, dari samping memperhatikan dirinya yang terlelap dan tenang itu.

Ini merupakan kali pertama Yang Luo melihatnya tertidur, lihat dan melihat, pandangannya terus mengarah ke bawah, dalam sesaat detak jantungnya berdegup kencang.

Hari ini Lin Yue mengenakan kemeja dengan model kerah melingkar, dua kancing paling atas sedikit terbuka, dari sudut pandang Yang Luo melihat, terlihat pemandangan dalamnya yang mengenakan pakaian dalam warna putih.

Ini paling tidak ukurannya juga 33B bukan?

Yang Luo barusan terlintas pikiran kotor di dalam kepalanya, tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka dari belakang, suara seorang pria terdengar, "Kurang ajar! Pergilah dari sini!"

Suara gerakan juga ikut terdengar di telinga, Yang Luo segera mengetahui lawannya menggunakan teknik Qin Na untuk membantingnya, sekali lompatan, ia berhasil menghindari pukulannya.

Orang itu mendengus pelan, tidak disangka jurus yang ia kuasai dan terlihat pasti itu bisa dihindari oleh lawannya. Namun pengalamannya juga tidak sedikit, mengetahui bahwa lawan memiliki kemampuan tinggi, kepalan tinju tangannya dihantam ke depan.

Yang Luo barusan membalikkan badannya, lalu menggerakkan pundak kirinya, menghindari pukulan secara bersamaan menendangnya keluar. Lawannya tidak bertanya tidak mengatakan dengan jelas lalu tiba-tiba mengajaknya bertarung, hal ini membuat emosinya memuncak, memutuskan untuk melawan dan menunjukkan kemampuannya juga.

Pushhh!