Special Forces Di Metropolitan

Bab 60 Dia Paling Suka Dipanggil Bajingan

Bab 60 Dia Paling Suka Dipanggil Bajingan

Setelah mengucapkan selamat tinggal pada A Ming, Yang Luo kembali ke komplek Tiangong Dian.

Lin Yue sedang duduk di sofa dan menonton TV dengan Qin Bingbing, melihat Yang Luo masuk, yang awalnya duduk menjadi berdiri, sebelum jalan mendekat dia tiba-tiba mengerutkan keningnya, "Kamu minum alkohol?"

"Hari ini aku pergi dengan anak-anak, mana mungkin aku tidak minum? Yang Luo tesenyum, "Hanya minum sedikit saja, tidak banyak. Kenapa kamu belum tidur?"

Melihat jam sudah menunjukkan pukul 10, biasanya pada jam segini Lin Yue sudah tidur, jadi dia menanyakan pertanyaan ini.

"Ada orang yang khawatir karena seseorang belum kembali." Qin Bingbing tiba-tiba memotong tapi matanya masih menonton TV, "Jadi orang itu menarik aku untuk menonton film yang membosankan ini!"

Pipi Lin Yue memerah, dan dia berkata, "Mana ada? Aku merasa film ini sangat bagus, penuh dengan kasih sayang, dan pemeran wanitanya sangat terkenal tahun lalu!"

Yang Luo sangat tertarik, "Siapa? Aku ingin lihat!" Katanya sambil menarik Lin Yue ke sofa.

Qin Bingbing terkejut dan segera menutupi hidungnya, "Kamu sangat bau alkohol! Jangan kesini!"

Yang Luo tidak peduli dengannya dan berteriak, "Kamu seperti tidak pernah minum saja!" Duduk di sofa dan menonton TV.

Di layar, seorang wanita cantik dengan wajah sedih sedang bertanya kepada seorang pria.

"Bukankah itu Li Xin?" Yang Luo tidak pernah lupa dengan aktris cantik, "Dengar-dengar dia dikenal sebagai "dewi kesedihan", yang sering berperan di film tragis, kenapa kamu bisa suka melihatnya?"

Lin Yue duduk di sebelah Qin Bingbing, dan mengangguk, "Aktingnya benar-benar bagus, aku sudah menyukainya sejak aku masih kuliah! Bingbing, kamu tidak menyukainya? Jadi kamu suka siapa?"

"Apa?" Qin Bingbing tidak mengatakan apa-apa, Yang Luo terkejut, "Sejak kapan kalian menjadi sangat dekat? Mengapa kamu memanggil Petugas Qin jahat ini dengan namanya?! Awalnya dia memanggilnya "wanita jahat", Qin Bingbing melihatnya dengan tatapan tajam.

Lin Yue berkata sambil tersenyum, "Baru saja, Petugas Qin mengatakan bahwa dia adalah orang biasa setelah pulang kerja, jadi panggil dengan namanya saja! Bukankah begitu Bingbing?"

Qin Bingbing mengangguk, dan menatap Yang Luo, "Setelah pulang kerja aku adalah orang biasa, tapi kadang-kadang bisa bertemu dengan orang jahat, kalau itu tidak boleh dibiarkan. Menurutmu bagaimana, bajingan?"

"Kamu yang bajingan! Bajingan!" Yang Luo marah. Bukankah hanya menggodamu saja? Seumur hidup tidak akan melepasmu lagi!

Qin Bingbing mengangkat alisnya, "Kamu berani mengatakan bahwa kamu bukan bajingan? Apakah perlu aku memberi tahu Lin Yue dan menyuruhnya untuk menilai apakah kamu bajingan atau bukan?"

"Jangan..." Yang Luo tiba-tiba membentak, tidak takut untuk melawan Qin Bingbing, tapi jika Lin Yue tahu bahwa dia pernah tidak sengaja memegang dada Qin Bingbing, konsekuensinya akan...

Lin Yue sangat penasaran dan meraih tangan Qin Bingbing, "Apa yang terjadi? Cepat beritahu aku."

Qin Bingbing melihat Yang Luo yang panik, dia sangat senang dan bangga, "Tidak apa-apa, aku hanya menggodanya saja! Yang Luo paling suka dipanggil bajingan oleh orang lain, Lin Yue, jika kamu tidak percaya kamu bisa mencobanya. Benarkan bajingan?"

Yang Luo tersenyum dengan paksa, "Tidak! Lin Yue kamu jangan dengar Petugas Qin jahat itu!"

Lin Yue mendengar dengan heran, berbalik dan terus menonton, dan merasa sedikit aneh. Naluri wanita adalah yang paling kuat, dia merasa bahwa Yang Luo dan Qin Bingbing menyembunyikan sesuatu darinya, tetapi Lin Yue paling tidak suka menanyakan pertanyaan yang menganggu.