Bab 61 Kompensasi

------------

Di lapangan, ratusan siswa sedang melakukan latihan pagi dengan sangat semangat.

Yang Luo pergi ke kelas intermediate 2 dan langsung menarik Wang Hu keluar. Wajahnya kelelahan, sepertinya efek alkohol tadi malam belum sepenuhnya hilang tapi dia masih ingat untuk masuk kelas tepat waktu.

Tapi saat ini Yang Luo tidak punya waktu untuk memujinya, dia menyeretnya ke satu sisi: "Wang Hu, pergi dan periksa sesuatu untukku sekarang." Kemudian dia menceritakan tentang pemukulan pada Huang Ming dan di akhir dia berkata, "Aku ingin tahu apa Ma Qiang yang melakukan itu atau bukan!"

Mendengar dia cukup berani untuk datang ke sekolah dan memukul orang membuat Wang Hu khawatir dan berkata: "Baiklah, aku akan segera pergi dan kembali sebelum siang!"

Setelah Wang Hu pergi, Yang Luo berpikir sejenak dan melihat ke lapangan untuk mencarinya.

Sejak kembali ke Kota Jiang, dia jarang membuat masalah. Selain Ma Qiang, dia mencurigai Bai Qilin, Zhang Yeteng dan He Fu. Namun, setelah Bai Qilin di beri pelajaran, dia pasti tidak akan berani melakukan itu. He Fu masih di rumah sakit. He Fu juga seorang guru, tidak mungkin dia melakukan hal seperti itu. Hanya Zhang Yeteng yang tersisa.

Saat ini Zhang Yeteng juga sedang ada di lapangan, melakukan latihan sambil melihat ke arahnya. Melihat Yang Luo melihat ke arahnya, dengan cepat dia pura-pura berkonsentrasi pada latihannya.

He Jian di sebelahnya berbisik, "Menurutmu, apa dia tahu sesuatu? Kenapa dia terus melihat ke arah kita?"

Zhang yeteng memarahinya: "Jangan lihat ke sana idiot!"

Dengan cepat He Jian mengalihkan pandangannya dan berkonsentrasi pada gerakkannya, tapi dia tidak bisa menahan diri untuk mengatakan, "Ye Teng, apakah ini akan berhasil?"

Zhang yeteng mendengus dengan dingin: "Apa kau masih tidak tahu sifat Huang Ming? Demi sekolah, dia bahkan rela jika harus kehilangan nyawanya."

He Jian masih sedikit khawatir: "Tapi kalau ketahuan, apa ayahmu akan melepaskanmu?"

"Aku tidak melakukan apapun dan tidak menghasutnya. Apa yang di takutkan?" Zhang yeteng sama sekali tidak takut, "Jian Zi, kau seorang penakut!"

He Jian menyeringai dan menutup mulutnya.

Yang Luo sudah melihat posisi Zhang yeteng. Setelah mempertimbangkannya, dia pun memutuskan untuk bertanya. Sekarang dia ada di posisi yang tidak menguntungkan, jadi dia tidak boleh gegabah. Kalau tidak, tidak hanya akan sulit mencari kebenarannya tapi juga akan membuat situasi menjadi lebih rumit.

Lebih baik menunggu informasi dari rumah sakit!

Setelah latihan pagi, Yang Luo mengumpulkan para siswa kelas intermediate 2 dan mengumumkan: "Mulai hari ini, kita akan memasuki pelatihan yang intensitasnya lebih tinggi dari sebelumnya. Jika ada yang tidak tahan, katakan sekarang. Aku akan menyiapkan pelatihan khusus."