Special Forces Di Metropolitan

Bab 63 Aku tidak bisa kehilangan kau dan kakakku

Bab 63 Aku tidak bisa kehilangan kau dan kakakku

------------

Sesampainya di kantor, Yang Luo mendatangi ruangan Yin Liang yang baru saja menjawab telepon. Melihat Yang Luo masuk, wajahnya sedikit suram. Dia membetulkan kacamatanya dan berkata, "Jangan tanya. Huang Ming sedang di operasi. Lukanya sangat parah, tulang rusuknya patah dan organ internalnya tertusuk yang menyebabkan pendarahan internal. Kuharap dia baik-baik saja."

Mendengar itu, amarah Yang Luo melonjak. Dia tidak bisa menahan diri untuk memukul kusen pintu dengan kencang. Di iringi suara, kusen pintu logam itu penyok.

Keterlaluan! Jika aku tahu siapa yang melakukannya, aku tidak akan melepaskannyai!

Yin Liang kaget mendengar suara pintu yang di pukul dengan kencang dan berkata, "Guru Yang! Jaga properti umum dengan baik!"

Yang Luo tersadar dan berkata: "Direktur Yin, Tolong segera kabari aku jika ada informasi terbaru mengenai Kak Huang. Ini semua tanggung jawabku. Jika ada yang perlu dilakukan, langsung katakan saja. Aku tidak akan pernah menolaknya!"

"Sebaiknya kau masuk kelas dulu." Yin Liang tidak banyak bicara. Meskipun dia membenci pemuda ini, tapi dia masih bisa melihat ketulusan Yang Luo.

Yang Luo mengangguk, berjalan keluar dari kantor dan berpapasan dengan Lin Yue yang akan pergi ke kelas. Melihat erkspresinya yang aneh, Lin Yue bertanya dengan lembut, "Kau sedang mengkhawatirkan kondisi guru Huang?"

"Ini semua salahku." kata Yang Luo merasa bersalah.

"Bagaimana bisa itu salahmu? Kau sama sekali tidak tahu siapa yang melakukannya!" Kata Lin Yue tidak setuju. Melihat penampilan Yang Luo membuatnya merasa sedih.

"Justru karena tidak tahu, masalah ini jadi lebih serius." Yang Luo menarik Lin Yue ke ujung koridor, sehingga guru yang lewat tidak akan mendengar pembicaraann mereka kemudian Yang Luo berkata, " Yue, kejadian ini merupakan peringatan untukku dan lebih besar dari apa yang orang lain pikirkan. Kali ini Guru Huang. Siapa lagi nantinya? Apa yang harus aku lakukan jika itu terjadi padamu atau kakakku?"

Pertama kalinya Lin Yue memikirkan pertanyaan ini : "Tidak mungkin. Bukankah ada kau di sampingku?"

"Bagaimana jika aku tidak bersamamu?" Kata Yang Luo dengan serius, "Aku tidak bisa kehilangan kau dan kakakku, jadi aku harus mencari cara agar kemungkinan ini tidak terjadi!"

Lin Yue merasa senang, Chen Xue adalah kakak perempuan Yang Luo. Tentu saja, dia sangat penting untuknya. Sangat kekanak-kanakan jika dia membandingkan dirinya sendiri dengan Chen Xue.

Dia dengar Yang Luo ingin melakukan sesuatu, hanya saja dia tidak tahu detailnya tapi dia merasa itu sesuatu yang menyeramkan.

"Pergilah ke kelas," Yang Luo sudah sedikit tenang. "Hubungi aku jika terjadi sesuatu."