Special Forces Di Metropolitan

Bab 78 Masih berani merebut wanitaku?

Bab 78 Masih berani merebut wanitaku?

------------

Setelah menyimpan kembali tangan mereka, Paman Long bersendawa, dimana tercium bau arak. Dia pun hampir saja tidak bisa bersendawa.

Wang Hu pun terkejut dan dengan cemas berkata, "Halo. Paman Long, kamu tidak mabok, kan? Bagaimana dengan informasi yang kuminta kamu untuk selidiki? Aku pernah bilang kepadamu bahwa masalah itu sangat mendesak. Jika kamu ingin mabuk, kamu juga harus menjelaskannya kepadaku dulu!"

Paman Long pun tidak marah, melainkan berkata, "Siapa bilang aku mabuk! Minum dua botol lagi juga tidak masalah!" Lalu Paman Long mengambil sebatang rokok dari saku celemeknya, dengan tangan gemetar menyalakannya, dan menghisap dalam-dalam rokoknya. Kemudian, dia baru terlebih sedikit lebih energik.

"Cepat katakan!" desak Wang Hu.

Paman Long menyegarkan kembali pemikirannya, lalu baru berkata, "Itu… orang itu ada… ada sedikit hubungan dengan Kak Fei Yu, yang merupakan pemilik Happy Days. Hari ini, aku meminta beberapa saudara untuk bergiliran mengikutinya. Pada siang hari, dia dilihat… dilihat masuk ke Happy Days. Saudaraku pun bertanya pada kakak-kakak yang berada di dalam, dan mendapatkan bahwa orang yang bernama He Fu itu adalah teman masa kecilnya Kak Fei Yu, dimana mereka sangat dekat sampai tidak bisa dipisahkan!"

Plung!

Leher bebek yang dipegang Wang Hu jatuh ke atas piring. Dia tanpa bisa mengendalikan dirinya berkata, "Kak Fei Yu?!"

Yang Luo sama sekali tidak mengenal nama itu. Dia pun mengernyit dan bertanya, "Siapa dia?"

"Pemilik Happy Days," jawab Wang Hu, seakan tidak menjawab pertanyaan Yang Luo.

"Identitas lainnya adalah salah satu dari Eight King Kong yang berada di bawah naungan Kak Tian," kata Paman Long, menjelaskannya. "Kak Tian adalah Wang Tian, yang merupakan salah satu bos paling jahat dan paling kuat di… di Kota Jiang kami." ​​

Yang Luo merenungkannya. Ini bagus, setelah berjalan kesana-kemari, lagi-lagi ada kaitannya dengan Wang Tian!

"Tempat apa itu Happy Days?" Yang Luo berpikir sejenak, kemudian bertanya lagi.

"Sebuah hotel bintang lima di tepi Jalan Lingkar Kedua Utara." Wang Hu sangat memahami hal seperti ini. "Tempat itu pada awalnya merupakan tempat bisnis Kak Tian. Kak Fei Yu pernah sekali menyelamatkan Kak Tian, sehingga Kak Tian memberikan tempat itu kepadanya. Dikatakan bahwa Kak Tian menggunakan tempat itu khusus untuk melayani teman-teman yang melakukan usaha legal maupun illegal. Kami bahkan memiliki perkataan untuk itu di sini, yaitu siapa pun yang dapat diundang Kak Tian ke Happy Days, maka itu akan sama saja dengan disukai olehnya. Untuk kedepannya, siapapun yang berjalan akan langsung dihormati orang-orang.

"Omong kosong!" Paman Long tampak tidak senang mendengarnya. "Berbual-buallah! Disukai oleh orang seperti itu? Jika kamu tidak memiliki sesuatu yang dapat diuntungkan, kamu lihat saja apakah kamu akan disukai atau tidak! Tempat itu adalah tempat di mana Kak Tian secara terang-terangan melakukan bisnis gelapnya!"

Yang Luo agak memahaminya, lalu dia bertanya, "Jadi orang-orang yang membuat masalah di Qihang itu…"

"Ini anggap saja… anggap saja Kak Luo yang menanyakannya. Jika itu Wang Hu atau orang lain, mereka belum tentu dapat menyelidikinya." Paman Long pun terhuyung-huyung. "Bukankah aku bilang bahwa saudara yang dikirim itu…. bertanya-tanya pada kakak-kakak diHappy Days? Kakak-kakak itu kebetulan adalah orang yang pernah pergi ke sekolahmu. Tapi itu adalah masalah dua…. dua hari yang lalu!"

Semangat Yang Luo pun terguncang, dia pun mendesak, "Bicara yang jelas!"