Special Forces Di Metropolitan

Bab 82 Wanita sangatlah kejam

Bab 82 Wanita sangatlah kejam

Begitu kata-kata ini keluar, semuanya terkejut. Kedua murid sekolah yang berada di kejauhan lebih dari 1 meter langsung memasang kedua telinganya. "polisi wanita" ditambah "malam hari" ditambah lagi dengan "kamar", apa bisa lebih fulgar lagi?

"Oh, aku melihatmu tertidur di atas sofa. Aku takut kamu masuk angin. Sebagai teman kamar yang baik, aku tidak akan membiarkanmu jatuh sakit, jadi setelah aku menyelesaikan tugasku, aku langsung menggendongmu masuk ke kamar, dan menyelimutimu." Bola mata Yang Luo berputar, ini adalah sebuah kesempatan yang bagus. Menjadikan hubungan kami berdua semakin dekat, akan menjadi sesuatu yang baik atas permintaan bantuannya, "namun sebenarnya, kalau dipikir-pikir, kamu telah berhutang budi denganku kan?"

Qin Bingbing bertanya-tanya: "kamu bukan sedang memanfaatkanku kan?"

"Bagaimana mungkin!" Aku Yang Luo bagaimana mungkin melakukan hal memalukan seperti ini?" Yang Luo asal berbicara, menutupi kesalahannya. Kemarin malam, ketika aku menggendongnya, ia melirik kerah piyamanya, ini tidak boleh dikatakan.

"Ya sudah!" Qin Bingbing sangat meremehkan kesombongannya, "jika memang kamu tahu malu, kenapa kamu berani mengintip kamarku di pagi hari?"

Kedua murid sekolah yang berada di samping meja segera menggetarkan tangannya, sumpit yang berada di tangannya hampir jatuh.

Mengintip! Berani mengintip polisi!

Yang Luo merasa canggung, merendahkan suaranya: "tak bisakah kamu memperkecil suaramu!"

Qin Bingbing juga merasa bahwa suaranya terlalu keras, wajahnya memerah, dan memperkecil suaranya: "katakan dengan jujur! Kalau tidak, jika suatu saat aku mengetahuimu berbohong kepadaku, kamu akan celaka!"

Jika aku membicarakan yang sebenarnya padamu, aku akan mati! Yang Luo berbisik dalam hatinya, dan mulutnya berkata: "apa yang bisa dimanfaatkan darimu? Aku sendiri punya seorang pacar yang belum habis kumanfaatkan, mengapa harus memanfaatkanmu? Berurusan dengan polisi, apakah aku telah kenyang terhadap tamparan?"

"Itu berbeda! Kaum lelaki bukannya mengatakan ‘rumput tetangga jauh lebih hijau’?" setelah berbicara seperti ini, Qin Bingbing merasa malu, dan wajahnya menjadi lebih memerah.

Yang Luo menghela nafas.

Qin Bingbing agak aneh, tidak bisa menahan dirinya untuk bertanya: "apa ada yang bisa dikeluhkan?"

Raut wajah Yang Luo terlihat sangat tertekan: "Kawan polisiku, kamu benar-benar telah mengatakan semua yang berada di dalam hatiku. Memang benar, bahwa rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri, namun rumputku masih jauh dari kata ‘milikku sendiri’! kamu berkata di depan orang lain, Yang Luo memiliki pacar secantik ini sangat teramat keren kan? Namun, hanya bisa melihat dan tidak bisa merasakan, perasaan sakit ini bagaimana mungkin kalian bisa memahaminya! "

"Diam! Siapa yang ingin mendengarkanmu berbicara tentang ini!" Qin Bingbing mendengarkan perkataannya hingga telinganya memerah. Orang ini benar-benar tidak bisa berkata dengan baik, selalu mengatakan apa yang dilihatnya, apakah perkataan seperti ini pantas dikatakan kepada perempuan?

Namun hatinya merasakan perasaan senang. Di antara Yang Luo dan Lin Yue seakan-akan sedang terjadi sesuatu…… Tidak, apa hubungannya denganku?

Memikirkan ini, leher Qin Bingbing yang awalnya putih sekarang Nampak memerah, ia sangat malu.

Yang Luo menghela nafas beberapa kali. Kenapa aku mengatakan hal ini? hal yang penting sama sekali belum dibicarakan!

Ia dengan cepat berkata: "Polisi Qin, perkataan yang ku katakana tadi, bagaimana menurutmu?"