Special Forces Di Metropolitan

Bab 85 Satu persatu dikalahkan

Bab 85 Satu persatu dikalahkan

Polisi ini bernama Wei Jun, dijuluki "Hercules", ia terkenal sebagai orang yang memiliki kekuatan yang besar di Area Utara, pukulannya seberat lima ratus sampai enam ratus ponds. Jangankan orang biasa, bahkan rekan kerjanyapun juga menghormati dan takut padanya.

Yang lainnya sedang menunggu ekspresi Yang Luo.

Siapa yang menyangka Yang Luo akan mengerutkan bibirnya dan berkata: "trik memukul karung pasir ini sangat menakutkan, aku sudah lama tidak mengaplikasikannya, tidak disangka masih ada orang yang menggunakannya."

Wei Jun merasa sangat marah, saat dirinya hendak berbicara, tidak disangka tiba-tiba Qin Bingbing merebut kesempatannya untuk berbicara: "jika memang ada kemampuan, cepatlah buktikan, jangan hanya berbicara, cepat tunjukkan kepadaku!"

Yang Luo melihatnya dengan kebingungan: "aku bukanlah orang bodoh, mengapa harus membuang-buang tenaga dengan melawan karung pasir itu?"

"Apa?!" emosi Wei Jun meledak. Tidak disangka bahwa ada orang yang berani menghinanya "orang bodoh"!

"Tunggu!" Qin Bingbing berteriak kepada Wei Jun, menghindari Wei Jun marah sebelum ia selesai mengatakan apa yang ia ingin katakana, lalu dirinya melihat dan berkata kepada Yang Luo, "mereka semua sudah bicara denganku. Asalkan kamu bisa mengalahkan mereka, mereka akan mendaftar ke Sekolah Wu Shu Qihang."

"Benarkah?" Yang Luo merasa tidak percaya dan bertanya-tanya. Melihat ekspresi orang-orang ini, ia sulit percaya dengan perkataan Qin Bingbing.

"Benar!"

Yang mengejutkan Yang Luo adalah bukan Qin Bingbing yang menjawab pertanyaannya, melainkan polisi pendek yang gagah itu. Saat ini, dirinya berdiri, berjalan ke depan Yang Luo, berkata dengan nada meremehkan: "berani membual untuk menghancurkan cabang kami. Jika kamu benar-benar bisa memenangkan kami, belajar denganmu juga tidak ada salahnya, aku hanya khawatir kamu tidak memiliki kemampuan itu!"

Yang Luo berkata dengan marah: "kamu mengatakannya!"

"Bukan hanya dia, aku juga berkata seperti ini." polisi yang bicara pertama dengan Qin Bingbing berkata, "semua orang yang ada di sini semuanya bilang begitu!"

"Baiklah!" Yang Luo berteriak, bergegas melewati polisi pendek itu, langsung berdiri di tengah area pelatihan, "jika memang begitu, jadi tak perlu lama-lama lagi, ayo semuanya naik!"

Seluruh lapangan seketika menjadi hening, semua orang termasuk Qin Bingbing memandangYang Luo dengan pandangan bingung.

"Kenapa? Tidak berani?" Yang Luo mencibir, "takut terkalahkan olehku dan tidak bisa turun dari panggung?"

Jika bukan karena telah mengenal Yang Luo cukup lama, Qin Bingbing pasti akan mengira dirinya tidak waras. Puluhan polisi yang dicarinya semuanya adalah orang-orang pilihan terbaik dari berbagai tim di biro. Jika dirinya bisa menang, berarti memang dirinya hebat, dan dirinya masih berpikir untuk melawan semuanya?!

Tiba-tiba ada suara tertawa.