Special Forces Di Metropolitan

Bab 90 kamu menciumku diam-diam!

Bab 90 kamu menciumku diam-diam!

Saat kembali ke Komplek Tiangong Dian waktu sudah menunjukkan pukul empat pagi, Yang Luo terkejut karena menyadari bahwa Lin Yue sedang menunggunya di ruang tamu. Saat Lin Yue melihatnya, dengan segera menempel ke badannya bagai engat yang berterbangan, lalu dengan erat memeluknya.

Yang Luo tidak dapat begerak.

Sejak pertama kali mengenalnya, baru kali ini Lin Yue memulai untuk bersikap intim!

"Pecundang! Mengejutkan saja!" Lin Yue menangis sesenggukkan di samping telinga Yang Luo, wajahnya menempel di sisi lehernya.

Dalam hatinya, Yang Luo merasakan keterharuan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Tidak ada sedetikpun yang bisa dibandingkan yang mampu membuktikan bahwa perasaan Lin Yue terhadapnya adalah perasaan yang sungguh-sungguh.

Ia mengulurkan lengannya, merangkul Lin Yue dengan erat, berkata dengan nada yang lembut: "maaf, aku tidak seharusnya membuatmu khawatir."

Lin Yue meninju dadanya, lalu memeluknya dengan lebih erat lagi, tubuhnya yang halus menempel padanya dengan erat.

Yang Luo bisa merasakan semua perasaan yang gadis cantik ini miliki terhadapnya, tidak bisa menahan diri untuk menoleh dan mencium telinga merah mudanya.

"Apa yang kamu lakukan!" Lin Yue terkejut, bersikeras untuk lepas dari pelukannya, pipinya yang berwarna merah muda tiba-tiba memerah: "bajingan! Kamu diam-diam telah menciumku!"

"Mana?" Yang Luo sama sekali tidak mengakuinya, merasa senang melihat wajah Lin Yue yang memerah.

"Ada!" Lin Yue menghentak-hentakkan kakinya dengan sikap acuh tak acuh, ia terlihat sangat manja menyerupai gadis kecil, menunjuk telinganya, "tadi! Di sini!"

"Tidkak ada!" Yang Luo tertawa nakal, "aku hanya ingin berbicara denganmu, dirimu sendirilah yang menoleh dan tercium!"

"Oh ya?" Lin Yue tidak percaya, mengingat-ingat kejadian tadi, berkata dengan pasrah: "baiklah, ku biarkan kamu hidup untuk kali ini. lapar tidak? Akan ku buatkan mi untukmu!"

Perut Yang Luo berbunyi keroncongan seakan-akan sedang membalas berkataannya, dirinya belum makan dari kemarin malam!

Lin Yue tersenyum dengan hangat, berjalan ke arah dapur. Melihat langkahnya yang santai, Yang Luo menghela nafas lega. Lin Yue telah mengeluarkan seluruh perasaannya yang disimpannya dari dulu, tampaknya ia tidak sia-sia untuk bertingkah seperti tadi

Mengingat-ingat lagi kedekatan keduanya yang barusan terjadi, arwah Yang Luo seolah-olah sedang melayang, tidak bisa menahan untuk mengikutinya ke dapur. Jika malam ini tidak dilakukan dengan baik, masih bisa berdekatan lagi, hehe!

Saat ini, Qin Bingbing sedang berada di kamarnya, punggungnya bersandar pada dinding dan telinganya mendengar kejadian yang terjadi di luar, perasaannya sangat kacau.

Dia juga tidak tidur, namun terbatas pada hubungan Yang Luo dan Lin Yue, dirinya tidak bisa menunggunya di luar bersama Lin Yue, dari awal dirinya sudah masuk ke dalam rumahnya untuk tidur, namun malah tidak bisa tidur.