Special Forces Di Metropolitan

Bab 106 Balapan Yang Mengejutkan

Bab 106 Balapan Yang Mengejutkan

"Kepo!" Tang Yanran mengeluarkan isi hati Yang Luo, lalu berkata pada pria itu lagi dengan marah-marah, "Zhou Xiaopeng, aku katakan untuk terakhir kalinya. Masalah aku tidak perlu diurus oleh kamu yang sebagai penerus Grup Tianhai. Kamu adalah kamu, aku adalah aku, tidak ada kaitan. Ini adalah rumah sakit, harap kamu bisa pergi!"

Yang Luo pun tersenyum.

Dokter cantik ini mengamuk lagi, untung tidak jadi sasaran.

Tetapi begitu mendengar kata "Grup Tianhai", dia pun mulai melihat pria tinggi yang bernama Zhou Xiaopeng ini.

Pada urutan perusahaan di Kota Jiang yang tahun lalu, urutan Grup Tianhai berada di atas Grup Aksesorinya Yiren milik Chen Xue, kemampuannya sudah bisa dibayangkan. Ternyata pria ini adalah penerus Tianhai, berarti dia adalah anak dari He Tianhai, direktur utama Grup Tianhai.

"Aku tidak sengaja! Yanran, Yanran, kamu harus percaya padaku!" begitu mendengar wanita cantik ini marah, Zhou Xiaopeng pun panik, "Wanita itu yang sendiri datang ke mobil aku, aku baru mau mengusir dia, kamu... aduh... Yanran, Yanran, aku sudah mengikut kamu sejak lama, apakah kamu masih tidak tahu akan sifat aku?"

Tang Yanran mengerutkan alis dan melihat sekitar.

Ini adalah pintu gedung rawat inap, banyak orang yang berlalu-lalang, jika mereka ribut di sini, pasti akan menjadi tontonan.

"Zhou Xiaopeng, aku tidak ingin tahu hubungan kamu dengan dia, mohon pergi dari rumah sakit, jangan ganggu aku kerja!" Tang Yanren berkata dengan tegas, lalu masuk ke gedung rawat inap.

Yang Luo segera minggir, Tang Yanran mengucapkan terima kasih dengan pelan ketika lewat dari sampingnya, setelah itu baru mempercepat langkahnya. Yang Luo juga tahu bahwa dia sedang berterima kasih karena sudah menarik tangannya, sehingga Yang Luo pun tersenyum.

Kata "terima kasih" itu terdengar oleh Zhou Xiaopeng, dia pun langsung murka, sasarannya pun menjadi Yang luo. Tetapi sekarang bukan waktunya berhitung dengan Yang Luo ini, Zhou Xiaopeng segera mengejar, saat lewat samping Yang Luo, dia tidak lupa melotot dan mengutuk, "Miskin!"

Ekspresi Yang Luo pun berubah, lalu membentak, "Berhenti!"

Zhou Xiaopeng berhenti dan membalikkan badan, lalu berkata dengan dingin, "Kamu suruh aku berhenti?" nada yang sangat berwibawa.

"Omong kosong! Apakah di tempat ini masih ada binatang lain?" Yang Luo tidak pernah mengampun kepada orang yang dia tidak senang, baik dari segi tangan maupun mulut.

Tang Yanran yang sudah sampai depan lift pun melihat situasi di tempat, begitu terkaget, dia pun segera kembali. Karena dia sangat jelas dengan emosi Zhou Xiaopeng, penerus Grup Tianhai ini selalu merasa dirinya lebih hebat, mana mungkin dia bisa tahan dengan tantangan Yang Luo ini.

Sesuai dugaan, Zhou Xiaopeng pun murka, "Kurang hajar, cari mati!" emosinya langsung meledak, kemudian melakukan tendangan ke dada Yang Luo, kecepatannya sangat tinggi.