Special Forces Di Metropolitan

Bab 107 Tidak Suka Dengan Sampah Seperti Kamu

Bab 107 Tidak Suka Dengan Sampah Seperti Kamu

"Melanggar peraturan transportasi negara, masih kabur dari penangkapan, Tuan Muda Zhou memang Tuan Muda Zhou," Yang Luo pun tertawa, orang kaya memang selalu menganggap dirinya lebih hebat.

Zhou Xiaopeng justru menganggapnya sebagai pujian, lalu tertawa, "Sudah lama tidak balapan di jalan raya! Seru!"

Rolls Royce masih menyalip-nyalip dengan kencang, mobil-mobil yang disalip pun akan terkaget, mobil polisi yang mengejar mereka pun sudah tidak tahu ketinggalan di daerah mana.

Yang Luo duduk di bagian depan, kemudian terlihat motor patroli polisi yang sedang mengejar mereka dengan kecepatan tinggi, dia pun melihat ke Zhou Xiaopeng yang di samping.

Zhou Xiaopeng juga melihat motor itu, lalu mendengus, "Mau mengejar aku?" setirnya dibanting, kemudian melakukan tikungan kanan di persimpangan depan, dia sudah masuk di jalan raya yang lain. Jalan ini lebih luas, lebih cocok untuk Rolls Royce yang berkecepatan tinggi, segera tiba di persimpangan jalan lagi, tanpa mempedulikan lampu rambu lalu-lintas, dia melakukan tikungan kiri dengan memaksa, bukan berhasil masuk ke dalam kerumunan mobil saja, tetapi membuat beberapa supier terkaget juga, kemudian melakukan rem dadakan di tengah jalan, mobil di belakang yang tidak sempat berhenti pun menabrak ekor mobil yang di depan. Kondisi jalan ini pun menjadi kacau.

Yang Luo melihat kekacauan di belakang, matanya pun bersinar.

Anak orang kaya ini ternyata melanggar peraturan lalu-lintas demi kesenangan sesaat, sekarang sudah terjadi kecelakaan berantai, orang ini benar-benar tidak takut apa-apa.

Di saat ini juga, ada lampu merah dan biru yang berkedip di kaca spion, Yang Luo yang melihat pun terkaget.

Ternyata mobil patroli ini masih mengikut dari belakang.

Zhou Xiaopeng sengaja membuat kecelakaan mobil supaya bisa lepas dari polisi lalu-lintas ini, ternyata polisi ini masih mampu menyusul di keadaan yang kacau ini, polisi ini tidak gampang.

"Cari mati!" Zhou Xiaopeng mendengus, lalu membanting setir dan berbellok ke jalan yang lebih kecil dan lebih sepi. Kelajuan mobil sudah naik ke atas 170, benar-benar kencang.

Setelah melaju setengah dari jalan ini, ternyata Zhou Xiaopeng melepaskan injakan gas, kemudian menginjak rem dengan kencang.

Yang Luo selalu memperhatikan gerakan orang ini, sehingga dia sudah siap-siap, badannya bersandar ke belakang, pusat gayanya agak ke samping.

Pejalan-pejalan kaki sudah terkagok. Roda Rolls Royce sudah berhenti berputar, tetapi karena melaju di atas kelajuan tinggi, sehingga masih bisa meluncur ke depan, ban dan jalan yang bergesekan pun memercikkan percikan api, bisa dibayangkan gaya yang dialami mobil tersebut.

Sekitar meluncur 20 meter, mobil baru benar-benar berhenti.

Zhou Xiaopeng melihat Yang Luo di samping sama sekali tidak terpengaruh, melainkan masih bisa duduk dengan santai, lalu memuji, "Hebat!" sebelum Yang Luo berbicara, dia pun sudah turun dari mobil.

Motor patroli itu pun langsung sampai dalam waktu tidak sampai 10 detik.

Yang Luo juga turun, dia langsung mencium aroma gosong di udara, itu adalah aroma dari gesekan antara ban dengan jalan, aroma yang menusuk hidung.