Bab 111 Bercumbu

Nafas Wu Qingyue menjadi ngos-ngosan lagi.

Yang Luo langsung berkata, "Aku pergi dulu, aku akan cari kesempatan untuk mengkontak kamu!" kemudian langsung keluar dari kamarnya. Begitu terdengar suara kaki, dia langsung masuk ke belakang akses keamanan, setelah melihat petugas medis, dia baru pergi dengan diam-diam.

Sebenarnya dia ingin menanyakan masalah Wang Tian kepada Wu Qingyue, ternyata malah menolongnya, masalah lain pun terpaksa disampingkan.

Yang Luo diam-diam kembali ke Kompleks Tiangongdian, tidak sampai 2 jam, bel pintu langsung membangunkan dia yang di atas ranjang. Hatinya terkaget, dia sudah menebak siapa yang akan datang. Dia langsung memakai baju dan jalan ke ruang tamu, terlihat Qin Bingbing sudah keluar dari kamar dengan memakai piyama, kemudian bertanya dengan mata yang mengantuk, "Siapa?"

Yang Luo terkaget, tiba-tiba, dia ingin menimpa wanita ini.

Piyama wanita ini sangat tipis dan bisa tembus pandang. Walaupun cahaya di ruang tamu tidak begitu terang, tetapi masih cukup untuk melihat pegunungan yang berada di bawah pakaiannya, memang menggoda orang melakukan kejahatan.

Setelah terbengong sesaat, Yang Luo baru sadar kembali, kemudian mengalihkan pandangan dari dia. ketika melihat ke depan pintu, terlihat wajah yang sudah di dalam dugaannya.

"Perwira Feng, buat apa ke rumah aku di tengah malam?" Yang Luo membuka pintu dengan ekpsresi terlengah.

Feng Chen menjawab dengan suara berat, "Pemeriksaan mendadak, maaf!" dia langsung mendorong Yang Luo dan membawa 3 polisi masuk. Begitu sampai ruang tamu, mereka berempat pun melongo ketika melihat Qin Bingbing yang sedang menguap sambil menggosok mata.

Yang Luo menutup pintu dan ikut masuk, ketika melihat ekspresi 4 orang ini, dia pun berseru dalam hati.

Karisma wanita cantik memang tidak bisa dibendung, apalagi terhadap wanita yang memakai piyama rok yang begitu tipis dan dalam keadaan mengantuk, rasanya semakin susah didorong.

"Kamu adalah... Kapten Qin?" Feng Chen termasuk masih sadar, dia langsung mengenal wajah wanita cantik ini. Walaupun dia bertugas di pusat, tetapi pernah bertemu dengan Qin Bingbing beberapa kali, sehingga meninggalkan kesan yang dalam.

Qin Bingbing pun baru sadar ketika mendengar pertanyaan ini, kemudian melihat Feng Chen, melihat 3 orang polisi di belakang Feng Chen, lalu melihat Yang Luo.

Dia bertanya, "Preman tengik, kenapa orang-orang ini bisa di sini?"

Yang Luo membatuk, kemudian mendorong dia masuk kamar, "Kamu pakai baju dulu baru tanya."

Qin Bingbing menunduk, wajahnya pun memerah, "Enyah keluar!" dia mendorong Yang Luo keluar kamarnya lalu membanting pintu.

Yang Luo berkata pada 4 polisi itu dengan tidak berdaya, "Hanya serumah saja, jangan asal pikir."

Feng Chen tidak bilang apa-apa, tetapi langsung bertanya, "Di mana kamarmu?"

Satu menit kemudian, Qin Bingbing keluar dengan memakai jaket, terlihat semua orang berkumpul di kamar Yang Luo, lalu bertanya dengan penasaran, "Apa yang terjadi?"

Yang Luo yang berdiri di luar pintu sedang melihat kamarnya dibolak-balik oleh 4 orang itu, dengan ekspresi tidak berdaya dan ingin tertawa, "Kamu tanya aku, aku mau tanya siapa?"

Qin Bingbing mengerutkan alis, "Melakukan pemeriksaan di rumah pribadi harus ada surat perintah. Di mana surat perintah pemeriksaan mereka?"

Yang Luo terlengah, "Surat apa?"