Special Forces Di Metropolitan

Bab 115 Apakah Ini Adalah Perbuatan Manusia?

Bab 115 Apakah Ini Adalah Perbuatan Manusia?

Yang Luo meninggalkan kamar Qin Bingbing dengan pelan-pelan, lalu menenangkan pikiran dulu. Setelah itu, dia baru berangkat ke Qihang.

Setelah tiba di lapangan, waktu sudah menunjukkan jam 11, para anak didik dari kelas 2 sedang menjalankan latihan angkat berat. Setelah latihan beberapa hari ini, hampir semua orang sudah mencapai standar longgar dari Yang Luo, latihan angkat berat juga dari 5 menit menjadi 15 menit. Walaupun masih ada orang yang dihukum karena tidak mencapai standar, tetapi kekuatan lengan mereka sudah meningkat signifikan.

Yang Luo jalan ke hadapan para anak didiknya, lalu menatap wajah-wajah yang berkeringat ini, dia pun merasa terhibur.

Ketika dia baru datang, sifat dari rombongan bocah ini berbagai macam, tetapi tidak ada yang fokus latihan. Kemajuan hari ini adalah karena didikan dia yang tepat.

"Berhenti!" teriak Chen Xia, semua orang segera menghela nafas dan menghentikan aktivitas di tangan.

Chen Xia keluar dari barisan, lalu berhenti di depan Yang Luo, "Lapor! Latihan kekuatan lengan hari ini sudah selesai."

Yang Luo mengangguk, lalu meminta dia kembali ke barisan, "Hari ini aku terlambat. Fang Yuan, apa hukuman dari terlambat?"

Fang Yuan teriak dengan suara keras, "Lompat kelinci keliling lapangan 10 kali."

Yang Luo menjawab dengan keras juga, "Aku adalah guru, hukuman 2 kali lipat."

Semua orang terlengah.

Lompat kelinci 10 keliling dikali 2, berarti 20 keliling, apakah otaknya rusak? Tidak ada orang yang memaksa dia, buat apa hukum diri sendiri?

Yang Luo meminta Chen Xia memimpin semuanya untuk kembali berlatihan sesuai jadwal. Sedangkan dia sendiri sudah berlari ke lajur lari, lalu menjongkok, kedua tangannya meniru kuping kelinci dan mulai melompat.

Sekeliling berlalu, bukan anak didik kelas 2 saja, belasan kelas lain yang ada di lapangan pun terkagok.

Zhang Yeteng dan He Jie yang sedang berada di barisan kelasnya pun terbengong ketika melhat Yang Luo sedang melompat, He Jie berkata, "Apakah ini orang bodoh?"

Zhang Yeteng geleng kepala, "Tidak, dia sudah gila."

Zhao Shenming yang sedang melakukan latihan tonjokan di area kantong pasir pun terbengong. Ketika Yang Luo mendekat, dia pun mendekat dan bertanya, "Kamu lagi apa?"

Yang Luo menjawab sambil melompat, "Terlambat, kena hukum."

Zhao Shenming bingung, "Siapa yang hukum kamu?"

Yang Luo pun tertawa, "Aku sendiri."

Zhao Shenming menghentikan langkah, di hatinya timbul perasaan yang tidak bisa dia ungkap.

Hukum diri sendiri? Apakah ada orang yang lebih bodoh daripada dia?

Setelah 5 keliling, semua ornag yang merasa dia bodoh menjadi terkagok.