Special Forces Di Metropolitan

Bab 126 Terjadi Konflik

Bab 126 Terjadi Konflik

Yangluo melihat hasilnya sudah cukup baik, menghentikan pelatihan, menyuruh seluruh murid kembali ke zona pasir, dan kembali memulai pelatihan lompat salto.

Kali ini hasil yang berbeda dari sebelumnya, setelah selesai melompat salto, semua murid dari kelas menengah dua bisa melakukan sekali lagi dan memenuhi perintah Yangluo untuk jatuh mendarat, tiga puluh persen dari murid-murid sudah menyadari teknik tangan mengganjal yang dimaksudkan oleh Yangluo sebelumnya, menggunakan tangan untuk mengerahkan seluruh tenaga.

Yangluo menghela nafas.

Tubuh manusia saat terjatuh di ketinggian seperti ini sudah pasti memiliki tenaga sendiri, hanya saja karena rasa takut terhadap sakit yang biasa terjadi, sebagian orang tidak menyadari hal ini. Dia sekarang hanya bisa membantu sepenuhnya untuk mengeluarkan seluruh tenaga dan respon alami para murid, membantu mereka menyelesaikan pelatihan dengan baik. Selama menyelesaikannya di waktu yang tepat, dia mempunyai keyakinan terhadap pertandingan persahabatan dan membuat Zhao Shenming serta murid kelas atas dua terkejut.

Setelah satu ronde selesai, saat Yangluo sedang melatih murid-murid, terdengar suara teriakan tidak jauh dari sana: "Yangluo! Guru Yangluo!" sekalinya dia menoleh, seketika tertegun.

Ternyata adalah Yu Zhenxiang yang datangs sendiri mencarinya.

Setelah menyuruh murid kelasnya berlatih sendiri, Yangluo mengikuti Yu Zhenxiang berjalan keluar dari lapangan, berdiri di bawah gendung kantor dan berbicara.

"Tadi Hefu datang." Yu Zhenxiang membuka pembicaraan terlebih dahulu.

"Ohh? Kamu yang menyuruhnya kembali?" Yangluo sedikit heran. Strategi "berjalan dua langkah" Hefu, sudah dibereskan setengah oleh Yangluo, setengahnya lagi mengenai seluruh guru yang berhentyi secara bersamaan, Yu Zhenxiang tidak menyuruhnya mengurusi ini, maka dia belum mengetahui hasil tersebut.

"Hehe, aku tidak mencarinya. Kali ini dia sendiri yang datang mencariku, berkata bahwa dia bersedia kembali ke sekolah melanjutkan profesinya sebagai guru." Yu Zhenxiang tersenyum, melihat Yangluo, "Menurutmu aku harus bagaimana?"

Yangluo tertegun. Hefu menyerah sendiri, ini diluar dugaannya. Bisa dibilang anak ini sebenarnya berhati sempit, seharusnya tidak mungkin begitu cepat bisa mendengar ucapan orang lain.

Sekalinya berfikir, Yangluo menyeringitkan bibirnya tersenyum: "Kepala sekolah, kamu jangan mempermainkanku lagi, apa kamu juga membujuk guru lain untuk kembali ke sekolah?"

Yu Zhenxiang tertawa besar: "Pintar! Enam guru yang dihasut olehnya sore hari ini kembali mengajar, dia sekarang sedang sangat kesulitan, menurutmu apa dia tidak panik?"

Yangluo heran berkata: "Mengapa harus panik? Tinggal mencari pekerjaan baru saja. Hefu walaupun kemampuannya biasa saja, mencari sekolah biasa seperti Qihang untuk menjadi guru wushu seharusnya bukan masalah besar. Lagian banyak sekolah yang hanya ingin meraup keuntungnya, tidak terlalu peduli dengan kemampuan guru mereka."

Senyum Yu Zhenxiang berubah menjadi raut wajah datar, tidak menjawab dan bertanya: "Apa kamu tahu alasan guru-guru yang dihasutnya saat itu?"

"Ini……" Yangluo menggaruk kepalanya, "Masalah seperti ini seharusnya mengandalkan koneksi bukan."