Special Forces Di Metropolitan

Bab 129 Linyue Diculik!

Bab 129 Linyue Diculik!

"Tidak menyangka pengamatan kakak Luo begitu baik, setengah tahun yang lalu hotel kami melakukan renovasi ulang, memperbesar luas hotel, sekarang kami sedang mengurus kenaikan bintang hotel kami." Yangjun tersenyum menjawab, "Silahkan kemari, Paman Long berada di dalam."

Dua orang sampai di ruang VIP lantai dua, Yangjun mengetuk pintu, belum sampai dua detik, pintu terbuka, muncul wajah Aqiang.

"Kakak Luo telah tiba!" sekalinya melihat Yangluo, Aqiang menoleh melihat ke dalam ruangan dan berteriak.

Yangjun tentu saja tahu apa yang harus ia lakukan, memberi isyarat memperislahkan di depan pintu, tersenyum berkata: "Silahkan masuk, aku siapkan menu makanan, nanti ada kesempatan agar bisa mengobrol banyak dengan anda kakak Luo."

Yangluo tersenyum, masuk ke dalam ruangan, terdengar suara kompak dan serempak : "Kakak Luo!"

Yangluo terkejut, hanya bisa melihat Ini sebuah ruang VIP kecil, disamping dinding ada tiga buah pintu yang bersambung dengan tiga ruang VIP lainnya. Saat ini pintu terbuka lebar, semua orang dapat melihat jelas satu sama lainnya, selain beberapa meja di ruang VIP kecil, tiga buah ruang VIP lainnya juga dipenuhi meja bulat besar, setidaknya ada ratusan orang yang berdiri di mejanya masing-masing, memberi hormat kepada dirinya.

Meja bulat di dalam ruang VIP kecil, paman Long, Shenyan, Ahui, Jinliu, Tuzai mereka berdiri, menatapnya. Yangluo mendaratkan pandangan pada Tuzai disampingnya, berkata: "Wanghu, mengapa kamu sudah keluar dari rumah sakit?"

Wanghu dengan sekujur tubuhnya yang dibalut dengan kain kasa tertawa: "Hal yang begitu penting, walaupun patah kaki sekalipun aku juga tetap harus hadir!" hanya ada bagian leher yang tidak dililit dengan kain kasa ditubuhnya, namun tetempel beberapa lembar koyok, semuanya adalah hasil dari peperangan bersama Yangluo di jalan utara.

Yangluo menganggukan kepala, dengan suara kelas berkata: "Semuanya silahkan duduk!"

Semua orang mendengar ucapan tersebut, duduk dengan sigap. Setelah Aqiang menarik tempat duduk dan mempersilahkan Yangluo duduk, dia sendiri juga duduk di seberang. Yangluo duduk tersenyum, menyadari bahwa dibagian kiri paling dekat dengannya adalah paman Long, dibagian kanan paling dekat dengannya adalah Wanghu, dua orang ini adalah orang yang paling memiliki hubungan baik dengannya, tentu saja duduk di posisi yang baik juga.

Setelah duduk, Yangluo bertanya perlahan kepada paman Long: "Bukannya bilang hanya ada beberapa saudara? Mengapa yang datang lebih dari seratusan?"

Paman Long dengan suara perlahan menjawab: "Selain aku yang membawa, selebihnya adalah preman sebelumnya dari jalan utara, bersamaan dengan Ahui mereka. Kakak Luo sekarang sudah berada di jalan utara, kita tidak mungkin hanya memperdulikan saudara kita sendiri."

Yangluo mengerti, berkata dengan perlahan lagi: "Lalu apa yang harus dilakukan?"

Paman Long tahu dia adalah orang baru, menjawab dengan perlahan: "Kakak Luo kamu mempunyai kharismamu sendiri, hanya kamu sendiri tahu apa yang ingin kamu lakukan." Dia sangat tahu tentang hal ini, Yangluo yang sangat berwibawa saat pertama kali ia melihatnya memberikan kesan yang sangat mendalam kepadanya, dan juga menjadikannya salah satu alasan menganggumi sosok seorang Yangluo.

Yangluo menganggukan kepala, melihat gelas dan arak sudah diletakan di atas meja, mengambil sebuah gelas, menuangkan penuh dengan arak, bangun dari tempat duduknya berkata dengan keras: "Aku Yangluo tidak suka berbasa-basi, kita langsung masuk ke inti, saudara-saudara silahkan tuang penuh arak kalian!"

Seluruh meja segera bergerak, hanya dalam waktus sebentar setiap gelas sudah dipenuhi dengan arak, bahkan Shenyan dan Wanghu mereka berdua juga. Semua orang mendengarkan perintah dari Yangluo, kembali berdiri, bersulang melihatnya.