Special Forces Di Metropolitan

Bab 130 Dia Tidak Akan Membiarkan Siapapun Menyakiti Orang Yang Ia Cintai

Bab 130 Dia Tidak Akan Membiarkan Siapapun Menyakiti Orang Yang Ia Cintai

Yangluo berkata: "Tidak harus mengenal, mungkin saja pernah melihat foto Linyue." Mengkerutkan dahinya, terdiam.

Qin Bingbing adalah seorang polisi, pernah mendapatkan pelatihan kepolisian, dia tentu saja lebih peka dibandingkan dengan orang biasa. Namun walaupun demikian, namun petunjuk yang dapat ia berikan sangat lah terbatas, hanya mengetahui bahwa pihak lawan pasti adalah orang yang dikenal. Dan bisa mengutus orang seperti ini, yang paling memiliki kemungkinan adalah Tiawang orang yang memiliki uang dan kekuasaan.

Melihat waktu, sudah pukul Sembilan. Yangluo berkata: "Aku harus segera pergi ke area gudang, kamu di rumah, jangan lakukan apa pun, mengerti?"

Qin Bingbing berkata: "Aku ingin pergi denganmu!"

"Kamu? Dengan keadaan kamu sekarang hanya akan menjadi penghalang bagiku!" Yangluo berkata dingin, "Apa lagi jangan melapor polisi, orang itu pasti ada kaitannya dengan Tianwang, aku seharusnya tahu melapor polisi dalam kedaan buntu seperti ini tidak ada gunanya sama sekali, hanya akan membuat mereka lebih nekat!"

`Qin Bingbing tidak berkata-kata. Memang benar, saat ini berjalan pun adalah hal yang sulit bagi dirinya, apa lagi harus melawan musuh? Namun…… jika masalah ini memang benar seperti yang dikatakan oleh Yangluo, dan memang ada kaitannya dengan Tiawang, maka jika Yangluo pergi seorang diri, bukannya hal yang sangat berbahaya?

Dia harus membantunya!

Melihat Yangluo berjalan menuju kamarnya, dia seketika langsung teringat akan suatu hal, terbesit sinar dari sorot matanya, berbalik badan kembali ke dalam kamarnya sendiri.

Yangluo kembali ke dalam kamar, mengambil sebuah tas berisi peralatan dari bawah kolong ranjang, di dalamnya terdapat barang-barang kecil yang sewaktu-waktu berguna dalam keadaan mendesak. Mengenakan tas tersebut dengan baik di pinggangnya, mengganti satu stel baju olahrga hitam, lalu memejamkan mata, menghembuskan nafas dalam, saat membuka mata, sebuah cahaya masuk ke dalam matanya.

Dia tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti orang yang ia cintai, tidak akan pernah!

Bunyi ketukan pintu terdengar.

Yangluo berjalan membuka pintu, melihat Qin Bingbing berdiri di depan pintu, membawa senapan di tangannya: "ini untukmu."

Yangluo terkejut.

Sebagai seorang polisi, larangan terbesar adalah tidak boleh memberikan senapan pribadi untuk orang ketiga, yang dia lakukan ini sudah melanggar hukum, melanggar aturan seorang polisi, jika diketahui, pasti akan dipecat dari jabatannya.