Special Forces Di Metropolitan

Bab 138 Mengembalikan Macan Ke Gunung

Bab 138 Mengembalikan Macan Ke Gunung

“Aku tidak memiliki kemampuan untuk memasukkan jarum sepanjang ini ke dalam leher orang dan membiarkan orangnya tetap hidup.” Yang Luo tertawa, “Batas waktu dua jam itu juga hanya bualan aku saja, dilihat dari badan kek Fei Yu, sepertinya dia bisa bertahan selama empat sampai lima jam. Tapi pembuluh darah yang akan pecah itu benar, nanti kamu mungkin akan mati atau kena stroke.”

semua orang kebingungan mendengarnya, Fei Yu bertanya: “Kamu sebenarnya melakukan apa di leher aku?”

Yang Luo bertanya balik: “Kamu mengerti teknik pengobatan Tiongkok tidak?”

Fei Yu menggelengkan kepalanya.

Yang Luo bertanya lagi: “Kamu tahu titik akupuntur tidak?”

Fei Yu kebingungan, “Sepertinya aku pernah lihat di TV.”

Yang Luo mengangkat tangannya, “Kalau begitu percuma aku menjelaskan, kamu juga tidak akan paham. Baiklah, yang sudah aku janjikan juga sudah aku lakukan, sisanya kita selesaikan di sini saja!” setelah bicara, dia langsung menendang perut Chenzi.

Serangan ini sangat mendadak dan cepat sehingga reflek Chenzi sedikit lebih lambat, dia teriak kesakitan, seluruh badannya tertendang sejauh empat meter.

Kemudian Yang Luo menyerang leher wanita yang berdiri di samping kanannya, untung saja reflek wanita ini lumayan cepat, jadi efek serangan Yang Luo yang cukup menghancurkan tulangnya itu berkurang setengah. Wanita itu menabrak tembok dan terlihat kesakitan.

Fei Yu mundur sambil mencoba meraih pistol di pinggangnya, tapi siapa sangka tonjokan Yang Luo sudah melayang ke mukanya.

Plak!

Fei Yu berteriak, darah dan giginya melayang di udara , badannya menabrak pintu mobil.

Yang Luo membongkar dan membuang pistol yang ada di pinggang Fei Yu, melihat Chenzi yang berada beberapa meter darinya sedang berusaha untuk berdiri, dia berkata: “Aku sudah melakukan apa yang aku janjikan! Sekarang saatnya aku memperhitungkan hutang kalian terhadap aku!” dia menjabak rambut Fei Yu dengan tangan kirinya dan dengan keras dia menabrakkan kepalanya di pintu mobil.

Setelah berteriak kesakitan, Fei Yu terjatuh di jalanan dengan muka penuh darah.

He Fu yang berada di dalam mobil tercengang melihat ini.

Chenzi histeris melihatnya, sambil memegang perutnya dia berdiri, “Jangan lukai kak Fei Yu!” tendangan Yang Luo barusan sangat keras, kalau bukan karena badan Chenzi lebih kuat dari orang biasa, mungkin dia harus berbaring di atas ranjang selama tiga bulan.

“Kalau aku minta kalian jangan culik Lin Yue, apakah kalian akan mendengar aku?” Yang Luo tersenyum sambil menginjak dada Fei Yu dengan keras, suara tulang yang retak tertutup dengan suara teriakan Fei Yu yang sangat keras.

“Kamu mau apa?” Chenzi berjalan ke arahnya dengan susah payah.