Tison dan Rolin

Bab 10 Adegannya Terlalu Indah Untuk Dibayangkan

Tidak tidak, kenapa pikirannya dipenuhi oleh pria itu.

Dia menggelengkan kepala dengan cepat, membuang bayangan itu dari pikirannya.

"Iya iya, Nevan sudah dewasa! Tapi hadiah hari ini tidak hanya ciuman dari Mama, tapi juga makan malam yang enak diluar! Apa yang ingin kalian makan untuk malam ini? Mama akan menyetujui semuanya!"

Kedua bocah mendengar Rolin akan membawa mereka makan enak diluar, mata besar mereka bagaikan bintang dimalam hari.

"Aku mau makan makanan Perancis."

"Nessa mau makan hotpot!"

Kata kedua kakak beradik dengan serempak.

Nevan mengernyit, dia menaikkan wajahnya dengan sedikit menghina, "Makan hotpot apa, aromanya begitu tajam."

Nessa membalas, "Hotpot enak! Aku tidak mau makan makanan perancis. Ada begitu banyak aturan, sangat melelahkan untuk makan, juga tidak mengenyangkan..."

Gadis kecil itu mengerutkan mulutnya, tangannya yang berdaging memeluk lengan Rolin dengan centil, suaranya lembut dan manis, "Mama, ayo kita makan hotpot."

Rolin mengeluarkan ponselnya, mulai menelusuri dimana ada restoran paris dan hotpot di dekat apartemen.

Dia sama dengan Nessa, sangat menyukai Hotpot. Berbeda dengan Nevan, hobinya mirip dengan Tison. Sejak kecil ia sudah mulai menyukai masakan perancis, italia, sebaliknya sangat tidak begitu berminat pada masakan rumahan.

Keturunan benar-benar mengerikan!

Rolin menggerakkan bibirnya, menggesekkan jarinya dilayar, "Jangan tergesa sayang, Mama sedang mencarinya. Jika bisa dibungkus, kita pesan hotpot dan makan di restoran perancis, yah?"

"Hah?" Nessa mendengarnya, bibirnya terangkat semakin tinggi, "Kenapa tidak memesan makanan perancis yang pergi ke restoran hotpot?"

Nevan menjelaskan dengan acuh tak acuh, "Mama membawa kita pergi ke restoran perancis, sejak kapan kamu pernah melihat ada yang membungkusnya? Tentu saja harus duduk dan menikmati suasana restorannya."

Rolin memesan Restoran Perancis Miselin berbintang tiga dan memesan dua hotpot untuk dikirimkan ke Restoran Perancis. Dia membungkuk dan berkata dengan serius pada dua bocah itu, "Sudah! Sekarang cepat pergi ganti baju, lalu hapus jejak lipstick yang Mama tinggalkan di wajah kalian!"

......

Restoran Miselin yang dipesan Rolin memiliki reputasi yang baik di Kota Lingka.