Tison dan Rolin

Bab 13 Aroma Parfum Ditubuhmu Membuatku Mual

Rena takut ingatannya salah, ia mengeluarkan beberapa botol parfum yang ditinggalkan Rolin sebelumnya. Setelah membandingkannya, dia yakin bahwa parfum Ana sama persis dengan yang disisakan Rolin.

Jika parfum yang Ana buatkan sama dengan milik Rolin. Maka dia tidak perlu menggunakannya dengan hemat.

Tison menyukai aroma ini, dia ingin meninggalkan aroma ini disemua pakaiannya.

Rena memanggil pelayan dan menyerahkan salah satu botol parfum kepadanya, lalu ia memerintah, "Bantu aku semprotkan parfum ini ke semua pakaianku!"

Pelayan itu menyemprotkan parfum ke semua lemari di ruang ganti sesuai permintaan Rena.

Rena tersenyum puas setelah memeriksanya.

Meskipun tidak tahu mengapa beberapa botol parfum yang ditinggalkan oleh Rolin dapat meringankan gejala insomnia Tison. Selama dia mempunyai parfum yang diracik oleh Ana, maka dia dapat mengandalkan itu untuk meringankan insomnia Tison dan tetap berada disisinya.

Selain dirinya sendiri, siapa lagi yang bisa meringankan insomnianya?

Tidak ada!

Pada akhirnya dia akan menjadi Nyonya Muda Keluarga Lianto karena ini!

"Bantu aku siapkan perlengkapan untuk mandi, aku ingin mandi susu." Kata Rena dengan lembut, "Ingat beritahu aku ketika Tison kembali. Ohya, suhu airnya jangan terlalu tinggi, tidak baik untuk kulit. Ingat untuk menambahkan beberapa tetes minyak esensial mawar dan jangan lupa untuk menyemprotkan parfum ke jubah mandiku."

Dia harus mengisi ulang energinya dan menunggu Tison kembali ke Villa malam ini.

Larut malam, bulan dan bintang menerangi.

Rena mengganti pakaiannya menjadi piyama katun putih yang bergaya Nona yang sangat tertutup. Rambutnya yang setengah kering digulung menjadi sanggul dibelakang kepalanya.

"Apakah Tison belum kembali?" Rena tidak sabaran. Dia melirik ponselnya beberapa kali setiap saat. Tison masih belum kembali dari jam 5 sore hingga jam 10 malam.

"Tuan Muda belum kembali." Pelayan itu berlari naik turun tangga untuk melapor pada Rena.