Tison dan Rolin

Bab 2 Setelah Enam Tahun, Dia Kembali

Enam Tahun kemudian, Bandara Internasional Kota Lingka.

Seorang wanita tinggi, mengenakan setelah hitam, rok pendek yang menutup pinggul, menampakkan dua kaki panjang dan putih.

Dia mengenakan kacamata hitam yang bisa menutupi setengah dari wajahnya yang kecil. Meskipun dia menutupi wajahnya, dia menunjukkan aura yang tidak kalah dengan selebriti.

Postur tubuhnya yang seksi sangat menarik perhatian di antara kerumunan yang ramai.

Di belakang wanita itu diikuti dua anak berusia lima atau enam tahun, laki-laki dan perempuan, sangat imut.

Tidak ada ekspresi sedikitpun pada wajah pria kecil itu, dia memancarkan aura dingin dan tegas, bagaikan seorang pria kecil yang dewasa.

Namun gadis kecil itu jauh lebih berekspresi.

Dia mengedipkan mata hitamnya yang besar. Mengangkat kepala kecilnya dan bertanya, "Apakah ini adalah kampung halaman Mami?"

Suaranya yang belum dewasa sangat menggemaskan. Rolin mengaitkan sudut bibirnya, menatap putrinya dengan tatapan manja, menjawab, "Hm!"

Enam tahun lalu, dia dimasukkan ke dalam karung, diikat dengan batu dan dibuang ke laut.

Awalnya berpikir bahwa hidup ini akan berakhir seperti ini, tetapi untungnya dia diselamatkan oleh Nona Keluarga Suhadi.

Nona Keluarga Suhadi berbaik hati menerimanya, sehingga dia bisa bertahan hidup. Dia diberi satu tiket pesawat ke luar negeri dan sejumlah uang untuk biaya hidup.

Setelah tidak lama di luar negeri, Rolin baru menyadari bahwa dia sudah hamil.

"Adik tersayang. Apakah kamu akan merasa sangat terkejut jika aku muncul didepanmu?"

Rolin berbisik pelan. Cahaya dingin muncul ditatapannya. Namun, ketika melihat dua bocah itu, tatapannya menjadi lembut lagi.

Setelah mengetahui bahwa ia hamil, Rolin tidak berencana untuk melahirkan dua bocah ini.

Baginya, malam itu adalah sebuah penghinaan.

Itu adalah kesaksian lelucon hidupnya selama ia hidup.

Setelah terbaring di ranjang operasi yang dingin, ia menyesalinya lagi.

Tidak peduli bagaimana dengan malam itu? Tidak peduli siapa pria itu? Ini adalah darah dagingnya.

Oleh karena itu, Rolin melahirkan dua bocah itu, membesarkan mereka dengan bersusah payah.

Kali ini, dia tidak akan membiarkan mereka menghinanya lagi.

Kali ini, dia bukan lagi Rolin Kusuma. Namun adalah perfumer kelas Internasional, Ana!

Kembalinya kali ini, dia diundang oleh Keluarga Lianto.

Setelah bertahun-tahun, ia juga tidak tahu bagaimana kehidupan adik tercintanya dalam Keluarga Lianto!